
Maleki Sebut Iran Siapkan Taktik Baru
12 menit yang lalu
KPK-PN mengapresiasi respons ASDP dan menyoroti keselamatan penumpang serta koordinasi pascakejadian.
Terbit · 1 min read

Komunitas Pengguna Kapal Penyeberangan Nusantara (KPK-PN) menilai PT ASDP Indonesia Ferry menangani insiden kebakaran KMP Batumandi dengan tepat dan mengutamakan keselamatan penumpang. Menurut laporan ANTARA, penilaian itu disampaikan Koordinator KPK-PN Maruly Hendra Utama.
Kebakaran terjadi di alur masuk Pelabuhan Merak, Banten.
Maruly mengatakan penanganan insiden kapal terbakar perlu dinilai secara menyeluruh, termasuk dari prioritas penyelamatan jiwa, keamanan pelayaran, mitigasi risiko lingkungan, serta kepatuhan pada prosedur keselamatan dan investigasi.
Menurut KPK-PN, langkah tanggap darurat perlu mempertimbangkan kondisi kapal, keselamatan awak dan penumpang, serta dampaknya terhadap aktivitas pelabuhan. Penanganan, kata komunitas itu, tidak hanya mencakup pemadaman api, tetapi juga keamanan alur pelayaran, potensi pencemaran laut, dan kebutuhan investigasi.
ANTARA melaporkan ASDP dan Kementerian Perhubungan berkoordinasi untuk memastikan penanganan berjalan optimal. KPK-PN juga menilai pengamanan penumpang, pendataan, dan koordinasi dengan instansi terkait penting untuk mengurangi risiko setelah kejadian.
Menurut KPK-PN, ASDP mengatur layanan agar operasional penyeberangan di Pelabuhan Merak tetap berlangsung tanpa gangguan berarti. ASDP juga mendukung pengamanan lokasi kapal serta koordinasi persiapan operasi pengangkatan dengan memperhatikan keselamatan pelayaran.
KPK-PN menyebut koordinasi ASDP dengan Kementerian Perhubungan, Jasa Raharja, dan pihak asuransi terkait mencakup pendataan serta tindak lanjut klaim penumpang. Komunitas itu mengapresiasi respons tersebut dan berharap evaluasi menyeluruh terus dilakukan untuk memperkuat keselamatan pelayaran.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.