
Empat Ruas Tol Disiapkan untuk Landasan Darurat
24 menit yang lalu
PDIP menyebut acara lari itu bertujuan mewariskan semangat perjuangan dan memberi ruang bagi generasi muda.
Terbit · 1 min read

PDI Perjuangan menggelar Soekarno Run di Blitar, Jawa Timur, dengan menyatakan kegiatan tersebut bukan semata-mata untuk kepentingan elektoral atau menggaet pemilih muda. Menurut laporan ANTARA, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bidang Pemuda dan Olahraga Eri Cahyadi mengatakan acara itu dimaksudkan untuk meneruskan semangat perjuangan kepada generasi muda.
Soekarno Run berlangsung pada Minggu (8/11/2026) di Blitar dan dimulai pukul 05.00 WIB. Acara itu menyediakan kategori lari 5 dan 10 kilometer.
Eri mengaitkan tujuan kegiatan dengan peristiwa Rengasdengklok dan perjuangan menuju proklamasi kemerdekaan. Ia mengatakan, “Ada peristiwa Rengasdengklok. Ketika semua Rengasdengklok itu memaksa untuk presiden melakukan proklamasi, menyatakan proklamasi di tanggal 17 Agustus, karena itulah perjuangan ini, bangsa ini tidak bisa dan tidak boleh berhenti,” dalam keterangan di Jakarta.
Eri mengatakan kegiatan itu diharapkan membantu peserta mewarisi semangat perjuangan Soekarno. Ia juga menyebut acara tersebut sebagai bagian dari upaya PDIP meneruskan perjuangan para pahlawan dengan mengisi kemerdekaan.
Bupati Blitar Rijanto mengatakan, berdasarkan laporan panitia, jumlah peserta mencapai 4.200 orang. Pendaftaran ditutup sebelum jumlahnya mencapai hampir 5.000 peserta.
Rijanto memperkirakan acara itu dapat menggerakkan perekonomian Blitar Raya karena banyak peserta datang dari luar kota. Ia juga menyebut pembinaan generasi muda sebagai salah satu manfaat yang diharapkan.
Menurut Rijanto, PDIP ingin memberi ruang bagi anak muda untuk menunjukkan kemampuan melalui kegiatan olahraga, termasuk Soekarno Run dan Soekarno Cup. Ia mencontohkan seorang pemain muda dari Banyuwangi yang, menurut keterangannya, kini dapat bermain di Liga 3.