
OJK Sanksi Pelanggaran Saham PANR
20 menit yang lalu
Pembersihan sepanjang lima kilometer direncanakan untuk mengurangi kendala yang berpotensi memicu banjir.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Kota Manado merencanakan aksi bersih-bersih skala besar di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano sebagai upaya mitigasi banjir. Menurut laporan Manado Post, rencana itu dibahas dalam rapat koordinasi bersama jajaran Polda Sulawesi Utara dan sejumlah pihak terkait.
Rapat berlangsung pada 5 November 2026. Pesertanya mencakup Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I, Polresta Manado, Polairud Polda Sulawesi Utara, Basarnas, organisasi perangkat daerah, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan di wilayah DAS.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado Donald Sambuaga menyampaikan kepada Manado Post pada 8 November bahwa rapat tersebut merupakan tindak lanjut penyisiran DAS Tondano.
Menurut laporan yang sama, aksi pembersihan direncanakan berlangsung pada 13 November 2026 dengan sasaran sepanjang lima kilometer DAS Tondano. Rencana itu akan melibatkan aparat pemerintah dan masyarakat.
Sambuaga menjelaskan langkah antisipasi dibutuhkan karena Manado telah memasuki musim penghujan. Ia menyebut temuan saat peninjauan lapangan bersama Kapolda Sulawesi Utara sebagai salah satu latar belakang rencana tersebut.
Dalam peninjauan itu, menurut Sambuaga, ditemukan sejumlah kendala yang berpotensi memicu banjir, antara lain sumbatan akibat tumpukan sampah, batang pohon, dan bebatuan.
Lokasi yang akan dibersihkan masih akan dipetakan. BWS Sulawesi I direncanakan menyiapkan alat berat dan truk untuk mendukung kegiatan tersebut.