
DPR Dorong Ecoprint dan Kerajinan Kerang di Cilacap
10 menit yang lalu
Panen jagung di Pesantren Khairul Ummah 2 diharapkan menjadi contoh pemanfaatan lahan kosong.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Kota Pekanbaru mendorong pesantren memanfaatkan lahan kosong untuk pertanian produktif. Menurut laporan CNNIndonesia.com, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menyampaikan hal itu saat menghadiri panen jagung pipil di Pondok Pesantren Khairul Ummah 2.
Panen berlangsung pada Jumat (30/10/2026) di Kampus Putri, Jalan Lokomotif, Kelurahan Sekip, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru. Markarius menyebut kegiatan tersebut diharapkan menjadi percontohan bagi pesantren lain yang memiliki lahan serupa.
Panen jagung pipil itu merupakan panen tahap kedua di pesantren tersebut. Sebelumnya, pihak pesantren telah memanen jagung manis.
Markarius mengatakan lahan terbatas tetap dapat dimanfaatkan untuk menanam komoditas produktif, termasuk jagung dan kacang tanah. Ia menyampaikan harapan agar kegiatan pertanian pesantren menjadi contoh bagi lembaga lain yang memiliki lahan kosong.
Pemkot Pekanbaru menyatakan siap mendukung pengembangan pertanian melalui kerja sama dengan kelompok tani di sekitar pesantren. Dukungan yang disebutkan mencakup peminjaman alat untuk mengolah lahan.
Dinas Ketahanan Pangan Pekanbaru juga telah menyalurkan pupuk untuk tanaman jagung pipil di pesantren tersebut, menurut laporan yang sama. Kelompok tani mendampingi pengolahan lahan dan penanaman, sementara pesantren menyediakan lahan.
Dalam keterangan tertulis yang dikutip laporan tersebut, Markarius mengatakan, “Pesantren tidak bekerja sendiri. Ada kelompok tani yang mendampingi dan membantu pengolahan lahan. Alat-alatnya juga kami bantu. Inilah bentuk kolaborasi antara pondok pesantren, kelompok tani, dan pemerintah,” kata Markarius.