
Balai Bahasa Dorong Bahasa Enggano Masuk Kurikulum
12 menit yang lalu
Pelatihan menyasar calon wirausaha lokal dan diikuti 40 peserta untuk mengembangkan kerajinan kerang serta ecoprint.
Terbit · 2 min read

Komisi VII DPR RI mendorong pengembangan usaha industri kecil dan menengah berbasis potensi lokal di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Menurut laporan ANTARA, dorongan itu disampaikan melalui penguatan usaha ecoprint dan kerajinan kerang untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.
Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah menyampaikan hal tersebut di Cilacap, Sabtu (31/10/2026), dalam kegiatan pelatihan di Gedung PCNU Kabupaten Cilacap. Pelatihan Penumbuhan dan Pengembangan Wirausaha Baru Industri Ecoprint dan Kerajinan Kerang itu diselenggarakan Kementerian Perindustrian bersama Komisi VII DPR RI, dengan melibatkan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Cilacap.
Siti mengatakan Cilacap memiliki potensi hasil laut dan tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku produk ekonomi kreatif. “Potensi Cilacap luar biasa dan harus ditangkap oleh teman-teman muda, terutama dalam kerangka pengembangan ekonomi kreatif dan pemanfaatan produk atau bahan dasar yang tersedia di daerah,” katanya.
Menurut laporan yang sama, Siti, yang akrab disapa Erma, menilai kerang dapat diolah menjadi kerajinan bernilai ekonomi dan mendukung pariwisata daerah. Ia juga menyebut ecoprint berpeluang dikembangkan dengan memanfaatkan warna alami dari dedaunan dan bagian tumbuhan lainnya.
“Pemanfaatannya bukan hanya untuk batik, tetapi ecoprint juga bisa dikembangkan menjadi berbagai produk kreatif yang memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” kata Erma. Ia berharap pemerintah memberi pendampingan, meningkatkan keterampilan, dan mendukung pengembangan pasar agar produk IKM berkualitas serta berdaya saing.
Sekretaris Disnakerin Kabupaten Cilacap Hudaefah berharap pelatihan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus menyerap tenaga kerja. Ia menyebut angka pengangguran terbuka di Cilacap masih berkisar 7 persen dan jumlah pencari kerja mencapai kisaran 1 juta orang.
Hudaefah berharap kegiatan pelatihan berkelanjutan untuk membantu menekan pengangguran dari tahun ke tahun. “Kami berharap kegiatan ini bisa terus berkelanjutan karena angka pengangguran di Cilacap masih cukup tinggi sehingga perlu terus ditekan dari tahun ke tahun,” katanya.
Pelatihan diikuti 40 peserta, dengan 20 orang mengikuti pelatihan kerajinan kerang dan 20 lainnya ecoprint. Hudaefah berharap peserta, yang sebagian besar perempuan, dapat mengembangkan keterampilan menjadi usaha produktif; salah seorang peserta mengatakan pelatihan memberinya pengetahuan baru tentang pemanfaatan dedaunan dan bunga di sekitar sebagai bahan kerajinan bernilai ekonomi.