
Yamaha Absen dari MotoGP Qatar, Terancam Sanksi
16 menit yang lalu
Penerbangan kembali berjalan setelah terganggu kabut asap, tetapi jumlah penumpang masih relatif sedikit.
Terbit · 1 min read

Penerbangan dari dan ke Bandara Haji Muhammad Sidik, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, kembali berjalan setelah terganggu kabut asap kebakaran hutan dan lahan. Menurut laporan ANTARA, Kepala Bandara Muhammad Amrillah menyebut jumlah penumpang masih relatif sedikit.
Amrillah menyampaikan keterangan itu di Muara Teweh pada Senin (2/11/2026). Penerbangan sebelumnya dibatalkan sejak Rabu (19/8/2026) akibat kabut asap.
Wings Air melayani rute Banjarmasin–Muara Teweh setiap hari pulang pergi. Susi Air melayani rute Palangka Raya–Muara Teweh dan sebaliknya setiap Senin dengan penerbangan perintis.
Menurut laporan yang sama, penerbangan pagi Wings Air dibatalkan dan jadwal yang berjalan hanya penerbangan siang. Sebanyak 20 penumpang tiba dari Banjarmasin, sedangkan 28 penumpang berangkat dari Muara Teweh.
Amrillah mengatakan tidak ada penumpang pada penerbangan Susi Air dari Palangka Raya maupun Muara Teweh. Penerbangan Wings Air pada Selasa (3/11/2026) dibatalkan karena alasan operasional dan kembali beroperasi pada Rabu (4/11/2026) serta hari-hari selanjutnya.
Penerbangan perintis Susi Air menggunakan pesawat Cessna berkapasitas 12 penumpang dengan frekuensi sekali sepekan. Laporan ANTARA mencantumkan harga tiket Rp540.020 untuk rute Palangka Raya–Muara Teweh dan Rp493.420 untuk arah sebaliknya.
Wings Air menggunakan pesawat ATR-72-600 berkapasitas 72 penumpang untuk rute Banjarmasin–Muara Teweh. Sementara itu, penerbangan Muara Teweh–Balikpapan dilayani dengan pesawat carter perusahaan tambang.
Amrillah mengatakan penumpang rute Banjarmasin banyak yang bepergian dari Jakarta dan Surabaya ke Muara Teweh, atau sebaliknya, dengan transit melalui Banjarmasin. ANTARA menyebut pengguna jasa menyambut gembira penerbangan yang kembali beroperasi; selama kabut asap, perjalanan darat memakan waktu 7–8 jam ke Palangka Raya dan 9–11 jam ke Banjarmasin. Seorang penumpang, Nema, mengatakan ia dapat pulang ke Muara Teweh menggunakan pesawat setelah melakukan perjalanan dinas ke Pulau Jawa.