
Pemerintah Siapkan Konversi DHE SDA hingga 100 Persen
11 menit yang lalu
Penanaman di lahan bekas tambang kapur menjadi bagian dari program penghijauan yang direncanakan berlanjut hingga 2027.
Terbit · 1 min read

PT Pertamina Patra Niaga menanam 500 pohon di lahan bekas tambang kapur Desa Leran Wetan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Menurut laporan ANTARA, kegiatan pada Rabu (4/11/2026) itu merupakan bagian dari Program Biodiversity Action Plan Tahap II.
Penanaman berlangsung di Kecamatan Palang dan disertai pembangunan instalasi perpipaan air serta kelistrikan untuk mendukung pemeliharaan tanaman. Program ini melibatkan Pertamina Foundation dan Pemerintah Kabupaten Tuban.
General Manager Project Olefin Complex TPPI Tuban Novriandi mengatakan program tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan, pelestarian keanekaragaman hayati, dan pemulihan lingkungan.
Novriandi menyampaikan bahwa pohon konservasi dan tanaman produktif diharapkan meningkatkan tutupan vegetasi, membantu resapan air, serta menyediakan habitat yang lebih baik bagi keanekaragaman hayati. Tanaman produktif juga diharapkan memberi manfaat ekonomi bagi warga Desa Leran Wetan.
Jenis pohon yang ditanam mencakup sonokeling dan mahoni sebagai tanaman konservasi, serta klengkeng dan sawo sebagai tanaman produktif. Kombinasi tersebut ditujukan untuk mendukung pemulihan ekosistem sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Penanaman pohon dalam program ini telah dimulai pada 2025 dan direncanakan berlanjut pada 2027. Pengembangan area penghijauan ditargetkan mencapai total delapan hektare.
Kepala Desa Leran Wetan Budi Utomo berharap kegiatan itu memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat serta berlanjut melalui kolaborasi perusahaan, pemerintah, dan warga. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Tuban Anthon Tri Laksono menyatakan pihaknya bersinergi untuk memastikan tanaman tumbuh dan memberi manfaat ekologis maupun sosial.