
Zverev Lolos ke Semifinal Wina
13 menit yang lalu
Pramono akan menggelar rapat di 44 kecamatan untuk mendengar persoalan warga dari lurah dan camat.
Terbit · 1 min read

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyoroti peran lurah dalam membenahi persoalan di Ibu Kota dan berencana melibatkan mereka dalam rapat internal. Menurut laporan ANTARA, Pramono ingin mendengar langsung keluhan masyarakat dari jajaran pemerintahan di tingkat bawah.
Pramono menyampaikan hal itu di Jakarta Pusat pada Jumat (30/10/2026). Ia menyebut banyak perizinan dan peraturan berada pada tingkat kelurahan.
Pramono mengatakan, “Lurah adalah ujung terbawah pemerintahan karena di tingkat lurah itulah banyak sekali sebenarnya perizinan, peraturan-peraturan yang ada pada level itu; dan sering kali, kemudian, misalnya, kalau dulu, ya—kalau sekarang saya mendengar jarang lah—bahwa ketidakpuasan publik itu sering kali terjadi pada level itu (kelurahan),” kata Pramono.
Pramono mengatakan laporan yang masuk melalui aplikasi JAKI mulai menurun. Menurut dia, penurunan itu seharusnya menandakan kondisi masyarakat semakin membaik, tetapi ia tetap ingin mengetahui keadaan sebenarnya.
Ia berencana menggelar rapat gabungan bersama seluruh jajaran di 44 kecamatan DKI Jakarta mulai awal November.
Dalam rapat itu, camat dan lurah akan memaparkan berbagai persoalan di wilayah masing-masing. Pramono mengatakan, “Jangan kemudian laporannya hanya yang baik-baik saja. Saya secara langsung ingin tahu dari bawah.”
Rapat tersebut juga akan dihadiri sekretaris daerah, wali kota, dan organisasi perangkat daerah. Menurut laporan yang sama, seluruh persoalan yang ada akan dibahas dan dicarikan solusi bersama agar kebijakan yang ada bermanfaat dan berdampak langsung bagi masyarakat.