
China Kaji Pengetatan Fitur Mobil Modern
11 menit yang lalu
Program menyediakan infrastruktur air dan pelatihan bagi petani di lima daerah.
Terbit · 2 min read

PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Rabu Biru Foundation meresmikan Program Mata Air Indonesia untuk membantu petani lahan tadah hujan memperoleh akses air, terutama saat musim kemarau. Menurut laporan CNBC Indonesia, peresmian berlangsung di Kelurahan Mertelu, Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (24/10/2026).
Program tersebut juga direalisasikan di Grobogan, Jawa Tengah; Pacitan dan Sampang, Jawa Timur; serta Kupang, Nusa Tenggara Timur. Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menyebut program itu sebagai kontribusi perusahaan untuk mendukung keberlanjutan pertanian.
Bantuan mencakup pembangunan sumur bor, pompa air, panel surya, tangki penampung, dan jaringan pipa untuk mengalirkan air ke lahan pertanian. Petani juga mendapat pelatihan budidaya untuk satu musim tanam, penggunaan varietas unggul yang adaptif terhadap kondisi kering, perawatan sumur bor, dan penanganan pascapanen.
Menurut laporan yang sama, lahan penerima manfaat di Mertelu berada di kawasan karst berbatu dengan tanah kering dan mengandalkan hujan. Kondisi itu membuat ketersediaan air menjadi tantangan, khususnya saat kemarau berkepanjangan.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Pupuk Indonesia membangun sumur bor sedalam 103 meter, tandon beton berkapasitas 20.000 liter, serta jaringan pipa irigasi. Infrastruktur itu dirancang untuk mengairi lahan seluas 28 hektare dan memberi manfaat kepada 93 petani penerima pupuk bersubsidi di wilayah tersebut.
Sistem pengairan menggunakan pompa yang ditunjang panel surya untuk mengalirkan air dari sumur ke tangki penampung dan lahan. Rahmad berharap masyarakat dan kelompok tani menjaga serta merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya berkelanjutan.
Ketua Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua Dewan Pembina Rabu Biru Foundation Siti Hediati Soeharto berharap bantuan itu membantu petani menghadapi musim kemarau dan menjaga kegiatan budidaya. Ia juga berharap kerja sama serupa dapat hadir di daerah lain yang membutuhkan.
Seorang petani penerima manfaat, Suyoto, menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut dan berharap hasil panen serta kesejahteraan petani Mertelu meningkat. Dalam kegiatan peresmian, Pupuk Indonesia juga menyalurkan satu unit ambulans melalui Yayasan Sehat Hijau Sejahtera Yogyakarta untuk mendukung layanan kesehatan dan penanganan darurat medis masyarakat.