
Kemnaker Hadirkan Layanan Pelatihan di SIAPkerja
11 menit yang lalu
Penataan Kampung Mrican mencakup pembenahan sungai, jalan, dan pengelolaan sampah serta melibatkan masyarakat.
Terbit · 1 min read

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti mengatakan revitalisasi Kampung Mrican di Yogyakarta mengubah kawasan yang sebelumnya kumuh menjadi lingkungan dengan nilai tambah. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di sela-sela Konferensi Dunia tentang Ekonomi Kreatif di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Kampung Mrican berada di Condongcatur, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Laporan ANTARA menyebut kawasan yang ditata itu memiliki luas sekitar 5 hektare.
Diana mengatakan penanganan kawasan dilakukan melalui kolaborasi dan kreativitas, dengan mempertimbangkan kebutuhan warga. Pemerintah juga memberi arahan mengenai penataan kampung, termasuk pembenahan jalan, pengelolaan sampah, dan penyediaan air.
Menurut laporan yang sama, sungai di kawasan itu ditata, jalan dirapikan, dan sampah dikelola melalui tempat pengolahan sampah terpadu. Diana juga menyebut warga perempuan menghasilkan karya kreatif yang dapat dijual.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mengapresiasi penataan terpadu Kampung Mrican. Ia menilai perubahan kawasan tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas permukiman.
Penataan menggunakan pendekatan 3M, yakni mundur, munggah atau naik, dan madhep kali atau menghadap sungai. Rumah warga yang sebelumnya membelakangi sungai ditata menghadap aliran air.
Menurut laporan ANTARA, AHY menilai pendekatan itu tidak hanya memperbaiki tampilan kawasan, tetapi juga meningkatkan sirkulasi udara, mengurangi risiko banjir, dan menyediakan ruang terbuka yang lebih baik bagi masyarakat, terutama anak-anak.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.