
KAMMI Usul RUU Perampasan Aset Sasar Kejahatan Lingkungan
12 menit yang lalu
Montolalu membawa pengalaman memimpin program studi, fakultas, dan lembaga di tingkat universitas ke pencalonan rektor.
Terbit · 2 min read

Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), Prof. Dr. Roike Iwan Montolalu, S.Pi., M.Sc., mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor periode 2026–2030. Menurut laporan Manado Post, pendaftaran itu dilakukan pada Selasa (3/11/2026).
Pendaftaran bakal calon rektor dijadwalkan berlangsung pada 2–6 November 2026. Setelah pemeriksaan dan verifikasi administrasi, hasil penjaringan dijadwalkan ditetapkan pada 24 November 2026.
Montolalu pernah memimpin Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) sebagai ketua pada 2010–2014 dan koordinator pada 2014–2018. Menurut laporan yang sama, selama delapan tahun itu ia menangani kurikulum, pembelajaran, pengembangan dosen, laboratorium, dan penjaminan mutu; program studi tersebut memperoleh akreditasi A.
Pada 2014, Montolalu juga meraih penghargaan Koordinator Program Studi Berprestasi Peringkat I tingkat UNSRAT. Ia kemudian menjabat Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNSRAT pada 2018–2022.
Di LPPM, tugasnya mencakup koordinasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat lintas fakultas, peningkatan publikasi ilmiah, pengembangan inovasi, serta penguatan kerja sama penelitian. Pada 17 Februari 2022, ia terpilih sebagai Dekan FPIK untuk periode 2022–2026 dan menjalankan tugas itu hingga 2024, sebelum mendapat penugasan di tingkat rektorat.
Sejak 2024, Montolalu dipercaya sebagai Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, yang kemudian menggunakan nomenklatur Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum. Tanggung jawabnya berkaitan dengan pengelolaan keuangan, aset, sumber daya manusia, dan layanan administrasi universitas yang menerapkan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum.
Montolalu menyelesaikan pendidikan sarjana Teknologi Hasil Perikanan di UNSRAT pada 1997. Ia kemudian menempuh pendidikan magister bidang ilmu dan teknologi pangan pada 2007 serta doktor bidang ilmu hayati kelautan terapan pada 2010 di Tokyo University of Marine Science and Technology, Jepang.
Penelitiannya mencakup teknologi pengolahan ikan, karagenan rumput laut, gelatin dan kolagen hasil perikanan, pangan fungsional, serta inovasi kemasan pangan. Profil SINTA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mencatat 23 publikasinya terindeks Scopus dengan indeks-h Scopus 6.
Montolalu juga tercatat sebagai asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi sejak 2015, asesor LAM Teknik sejak 2022, dan asesor LAM-PTIP sejak 2025. Ia menjadi anggota tim penyusun akreditasi institusi UNSRAT pada 2015–2017; universitas itu memperoleh akreditasi A dengan nilai 367 pada Desember 2017. Pada 2021, ia juga terlibat dalam tim penyusun instrumen suplemen konversi yang mengantarkan UNSRAT memperoleh peringkat akreditasi Unggul.
Penyampaian visi, misi, dan program kerja bakal calon rektor dijadwalkan pada 25 November 2026, sedangkan pemilihan rektor dijadwalkan pada 18 Desember 2026. Menurut laporan yang sama, Montolalu aktif sebagai Koordinator Wilayah Sulawesi Utara Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia dan Ketua PATPI Cabang Manado.