
Bhayangkara Lampung FC Kalahkan PSPS 3-1
38 menit yang lalu
Wilayah itu mencatat angka bebas jentik di atas 95 persen dan tanpa kasus DBD selama dua tahun.
Terbit · 1 min read

RW 02 Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, terpilih mewakili Jakarta Utara dalam Lomba Kampung Bebas Jentik (KBJ) tingkat Provinsi DKI Jakarta. Menurut laporan ANTARA, wilayah itu memiliki angka bebas jentik hingga 100 persen.
Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Jakarta Utara Anita Permata Sari menyampaikan capaian tersebut di Jakarta. Ia mengatakan tidak ditemukan kasus demam berdarah dengue (DBD) pada warga setempat dalam dua tahun terakhir.
Anita menyebut konsistensi warga menjaga kebersihan lingkungan, pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin, serta peran Juru Pemantau Jentik (Jumantik) mandiri sebagai faktor yang mendukung capaian itu. Para Jumantik memantau tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Utara Murniasi Hutapea mengatakan penilaian lomba mencakup komitmen masyarakat, dukungan lintas sektor, kebijakan di tingkat kelurahan, dan inovasi warga. Indikator lainnya adalah angka bebas jentik minimal 95 persen.
Murniasi menyebut RW 02 Kamal Muara mencatat angka bebas jentik di atas 95 persen dan tidak mengalami kasus DBD selama dua tahun terakhir. Ia berharap lomba memperkuat penanggulangan DBD melalui kolaborasi masyarakat, pemerintah, sektor swasta, kader, dan tokoh masyarakat.
Murniasi juga mendorong RW lain di Jakarta Utara menjalankan program satu rumah satu Jumantik dan mengembangkan inovasi berbasis masyarakat untuk mencegah penularan DBD.
Lurah Kamal Muara Fahrozi Hardi mengatakan keterpilihan RW 02 merupakan hasil sinergi kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Jumantik, aparatur kelurahan, serta partisipasi warga. Menurutnya, warga membiasakan diri menjaga kebersihan rumah dan halaman, mengelola sampah, merawat saluran air, serta memeriksa tempat penampungan air.
ANTARA melaporkan pemaparan program kerja oleh perwakilan enam wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu dijadwalkan pada 11 November 2026. Pengumuman pemenang direncanakan berlangsung pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional tingkat Provinsi DKI Jakarta pada 13–14 November 2026.