
Yordania Tangkap Tiga Tersangka Penembakan Gereja
10 menit yang lalu
Ratusan santri di Batang berharap pasokan MBG kembali setelah SPPG Karanganom ditutup sementara oleh BGN.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, ratusan santri Pondok Pesantren Darul Ulum di Desa Tragung berharap Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, melanjutkan kembali Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat ditutup sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Pimpinan Ponpes Darul Ulum Zainul Iroqi membenarkan adanya kerisauan para santri untuk mendapatkan makanan program MBG tersebut. Hal itu disampaikannya di Batang, Senin (26/10/2026).
"Penghentian MBG tersebut menjadi perhatian serius pengasuh mengingat antusiasme tinggi dari para santri," katanya.
Zainul Iroqi yang juga Ketua Majelis Ulama Kabupaten Batang mengatakan, sebelumnya sekitar 900 santri menerima pasokan makanan Program MBG dari SPPG Karanganom. Unit penyedia itu kini ditutup sementara karena sanksi dari BGN.
Menurut dia, makanan dari Program MBG telah menjadi sajian favorit yang selalu disambut antusias oleh anak-anak asuh di pondok tersebut.
Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan penghentian pasokan makanan bergizi gratis itu terjadi karena SPPG Karanganom sedang dikenai sanksi penghentian sementara oleh BGN. Pemerintah daerah, kata dia, sedang mengkaji pengalihan ke SPPG terdekat agar 900 santri segera kembali mendapatkan pasokan makanan.
Suyono, yang juga Ketua Satgas Percepatan MBG Kabupaten Batang, menegaskan bahwa evaluasi penyedia layanan dilakukan demi memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga. Menurut laporan yang sama, pemkab kini berkoordinasi dengan pengelola program tingkat daerah untuk mengalihkan rute distribusi ke unit penyedia gizi terdekat agar pemenuhan gizi para santri tidak terganggu lebih lama.
"Kami berjanji segera mengambil langkah cepat agar pasokan gizi untuk sekitar 900 santri di Ponpes Darul Ulum bisa kembali mengalir. Anak-anak pondok ini berharap dan merasa terbantu dengan asupan gizi yang diterima," katanya.