
Polres Purwakarta Sita 1.110 Liter Solar
10 menit yang lalu
Pemulihan pascabencana Sumatera direncanakan berlangsung hingga 2028, mencakup infrastruktur dan dukungan bagi UMKM.
Terbit · 1 min read

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mengawal pemulihan infrastruktur dan fasilitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurut laporan ANTARA, Tito menyampaikan pemulihan itu direncanakan berlangsung hingga 2028.
Pernyataan tersebut disampaikan Tito dalam rapat perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas infrastruktur serta UMKM pascabencana Sumatera di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta. Menurut laporan yang sama, rapat berlangsung pada Rabu (28/10/2026).
Tito mengatakan dokumen rencana induk menetapkan penanganan pascabencana Sumatera berlangsung pada 2026 hingga 2028. Ia menyebut pemulihan membutuhkan waktu karena dampak bencana meluas dan bencana susulan dapat merusak infrastruktur yang telah diperbaiki.
Kementerian Pekerjaan Umum menangani rehabilitasi dan rekonstruksi sejumlah infrastruktur terdampak, antara lain jalan, sungai, jembatan, dan fasilitas pendidikan. Menurut Tito, sedimentasi di sejumlah sungai perlu ditangani agar tidak memicu banjir saat hujan lebat.
“Karena sedimen ini kalau tidak ditangani, hujan lebat sedikit, banjir lagi,” kata Tito, seperti dikutip ANTARA. Ia juga mengatakan pemerintah tidak akan menghentikan penanganan untuk menyelamatkan masyarakat.
Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum Apri Artoto memaparkan penanganan pada 2026 mencakup irigasi, sungai, jembatan dan jalan nasional, serta fasilitas kesehatan dan peribadatan. Ia mengatakan proses pemulihan akan terus didorong agar cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan kementeriannya bertugas mendorong pemulihan ekonomi di tiga provinsi terdampak. Program yang disebut meliputi bantuan presiden bagi 200.000 usaha mikro, pengadaan alat produksi, pemberdayaan UMKM, dan layanan Klinik UMKM Bangkit.
Menurut laporan yang sama, program-program tersebut telah berjalan secara bertahap di daerah terdampak. Rapat itu juga dihadiri Maman dan Apri.