
Pengusaha Dorong Optimalisasi Pipa Seamless Lokal
14 menit yang lalu
Tawuran antarkelompok pemuda di Makassar menewaskan satu orang dan melukai Kapolsek Mamajang.
Terbit · 1 min read

Tawuran antarkelompok pemuda di Makassar menewaskan satu orang dan melukai Kapolsek Mamajang, AKP Tri Husada Wahyu Andromeda, menurut laporan CNNIndonesia.com yang mengutip Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jaffar Ahmad.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Kakatua II, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 23.30 WITA. Tawuran melibatkan kelompok pemuda dari Lorong 2 dan Lorong 3.
Menurut Jaffar, kelompok dari Lorong 2 lebih dahulu menyerang kelompok di Lorong 3. Kelompok di Lorong 3 kemudian membalas dengan lemparan batu, lalu kedua kelompok saling menyerang menggunakan batu dan busur.
Polisi mendatangi lokasi setelah menerima informasi tawuran untuk meredam dan membubarkan aksi tersebut. Kapolsek Mamajang kemudian dibawa ke RS Bhayangkara setelah terkena anak panah di betis kanan.
Jaffar mengatakan korban meninggal bernama Iwan Aziz, berusia 49 tahun. Ia terkena anak panah di dada kiri dan leher kanan.
Polisi masih menyelidiki penyebab bentrokan dan menempatkan personel di lokasi. Jaffar menyebut dendam pribadi antarkelompok diduga menjadi pemicu, tetapi penyebab pastinya masih didalami.
Dalam bagian lain laporan CNNIndonesia.com, polisi disebut sebelumnya menggerebek tiga lokasi rawan tawuran di Makassar dan mengamankan 27 orang untuk diperiksa. Petugas juga menemukan 10 sachet sabu, 20 anak panah, dan badik; polisi berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan untuk menindaklanjuti temuan tersebut.