
CFMoto Perkenalkan Superbike V4SR-RR
20 menit yang lalu
Serda Heri ditemukan di dalam bangkai helikopter dan dievakuasi ke Kuala Pembuang.
Terbit · 1 min read

Tim pencarian dan pertolongan gabungan menemukan dan mengevakuasi Serda Heri, kru Helikopter MI-17 yang jatuh di perairan Seruyan, Kalimantan Tengah. Menurut laporan ANTARA, Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Budi Rachmat menyampaikan bahwa jenazah Serda Heri ditemukan di dalam bangkai helikopter.
Pencarian berlangsung pada Jumat (6/11/2026) di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan. Jenazah ditemukan pukul 09.15 WIB setelah tim penyelam mencari di dalam bangkai helikopter.
Budi mengatakan operasi pencarian dan evakuasi dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Tim gabungan yang terlibat antara lain Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah, Satbrimob Polda Kalimantan Tengah, TNI, dan Basarnas.
Untuk pencarian di lokasi bangkai helikopter, tim menurunkan tiga penyelam dari Ditpolairud dan satu penyelam dari Satbrimob Polda Kalimantan Tengah. Mereka dipimpin Kaur Bin Ops Kompol Masriwiyono, menurut laporan yang sama.
Sebelum Serda Heri ditemukan, tujuh dari total delapan kru helikopter telah dievakuasi. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia, sementara lima lainnya selamat.
“Alhamdulillah, satu korban atas nama Serda Heri berhasil dievakuasi dari dalam bangkai Helikopter MI-17,” kata Budi, menurut laporan ANTARA. Setelah ditemukan, jenazah dibawa menuju Kuala Pembuang.
Budi menyatakan penemuan tersebut mengakhiri pencarian terhadap seluruh kru helikopter yang mengalami kecelakaan. Selama operasi dan evakuasi, cuaca dilaporkan cerah, ombak relatif landai, serta situasi di lokasi aman dan kondusif.
Budi menyampaikan apresiasi kepada unsur tim gabungan yang bekerja dalam pencarian dan evakuasi. Laporan ANTARA tidak menyebutkan penyebab kecelakaan helikopter tersebut.