
30 Koperasi Adopsi Teknologi Pabrik Pintar
12 menit yang lalu
Presidium terpilih akan menyusun kepengurusan dan memilih sekretaris serta bendahara.
Terbit · 1 min read

Tujuh presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Utara terpilih dalam Musyawarah Wilayah X. Menurut laporan Manado Post, presidium terpilih akan membahas susunan kepengurusan dalam rapat perdana di Manado pada 5 November 2026.
Muswil berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 di Swissbell Hotel Maleosan, Manado. Tujuh presidium yang terpilih ialah Jifly Adam, Fikry Darise, Madzhabullah Ali, Firman Mustika, Iskandar Kamaru, Mursidin Mokobombang, dan Hairil Paputungan.
Manado Post mengutip keterangan Iskandar Kamaru dan Madzhabullah Ali bahwa rapat tersebut merupakan agenda resmi perdana presidium periode 2026-2031 dan akan dilaksanakan secara tatap muka. Pembahasan mencakup penyusunan komposisi kepengurusan dengan mengacu pada AD/ART serta hasil Musyawarah Nasional XI KAHMI pada November 2022.
Dalam laporan yang sama, Jifly Adam, Fikry Darise, Firman Mustika, dan Mursidin Mokobombang menyebut kepengurusan ditargetkan lengkap sebelum pertengahan November. Mereka juga menyampaikan bahwa jadwal pelantikan yang disarankan Majelis Nasional adalah Desember 2026, bersama agenda Rapat Kerja Wilayah.
Sekretaris dan bendahara akan dipilih oleh tujuh presidium terpilih. Hairil Paputungan mengatakan pemilihan akan mempertimbangkan sejumlah kriteria dan diupayakan berlangsung adil serta objektif.
Sejumlah nama disebut sebagai bakal calon sekretaris, antara lain Roy Asona, Rahmat Adam, Nur Rahma, Idam Malewa, Syarif Darea, Muchammad Burhanuddin, Lanny Ointu, dan Sarwono Nou. Nama yang mencuat untuk posisi bendahara antara lain Indah Samuel, Michael Tangoy, dan Shinta Saloewa.
Empat presidium terpilih yang disebut berlatar belakang hukum adalah Jifly Adam, Fikry Darise, Madzhabullah Ali, dan Firman Mustika. Sumber menyebut Jifly memperoleh 11 dari 12 suara yang tersedia dalam pemilihan presidium.
Forum Muswil juga menetapkan Kalo Tahirun sebagai Ketua Dewan Pakar, Asripan Nani sebagai Ketua Dewan Etik, dan Suhendro Boroma sebagai Ketua Dewan Penasihat. Secara terpisah, Muswil ke-2 Forum Alumni HMI Wati Sulawesi Utara memilih lima presidium periode 2026-2031, dengan Kalsum Maloho sebagai koordinator.