
Pemerintah Siapkan Regulasi Pendirian PFII
12 menit yang lalu
Harga singkong petani dilaporkan naik dan pemerintah menyiapkan ekspor mocaf, tetapi negara tujuan belum disebutkan.
Terbit · 1 min read

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan pemerintah menyiapkan ekspor tepung mocaf untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai tambah singkong. Menurut laporan ANTARA, rencana itu disampaikan seiring kenaikan harga singkong di tingkat petani.
Menurut laporan ANTARA, Amran menyampaikan keterangan di Jakarta pada Rabu (28/10/2026). Ia mengatakan harga singkong yang sebelumnya anjlok hingga Rp700 per kilogram kini berada di kisaran Rp3.000 per kilogram.
Menurut Amran, penghentian impor singkong yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto mulai berdampak positif bagi petani. Ia menjelaskan, langkah itu merupakan tindak lanjut atas laporan mengenai anjloknya harga singkong yang merugikan petani.
Amran mengatakan pemerintah mendorong ekspor singkong dalam bentuk tepung mocaf, yaitu tepung berbahan dasar singkong yang diolah melalui modifikasi karakteristiknya. Namun, ia belum menyebut negara tujuan ekspor.
Menurut laporan yang sama, Amran menerima laporan harga sekitar Rp3.000 per kilogram di sentra produksi Lampung. Saat berdialog dengan petani di Pringsewu, Minggu (25/10/2026), ia juga menerima laporan harga mencapai Rp3.050 per kilogram.
Amran menyatakan peluang ekspor tengah disiapkan dan berharap dapat terealisasi dalam waktu dekat. Ia berharap ekspor dapat berlangsung pada minggu berikutnya, tetapi tidak menyatakannya sebagai kepastian.
Amran mengutip arahan Presiden Prabowo agar penghentian impor singkong segera diumumkan dan diberlakukan.
Laporan ANTARA menyebut pengolahan menjadi mocaf dipandang sebagai upaya meningkatkan nilai tambah singkong dan memperluas pasar. Ketersediaan bahan baku, standar mutu, kapasitas produksi, serta kepastian penyerapan hasil panen disebut sebagai faktor penting bagi perkembangan industri tersebut.