
CNN: Ciuman Berkaitan dengan Reaksi Kimia Otak
1 jam yang lalu
Kerja sama Indonesia-China mencakup produksi, teknologi, dan peluang ekspor bawang putih.
Terbit · 1 min read

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan pengembangan bawang putih seluas 120 ribu hektare melalui kerja sama dengan China. Menurut laporan CNNIndonesia.com, kolaborasi itu ditujukan untuk memperkuat produksi dalam negeri dan membuka peluang ekspor ke negara lain.
Amran menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Minggu (8/11/2026). Pengembangan direncanakan di sejumlah wilayah, termasuk Sembalun di Nusa Tenggara Barat, Temanggung di Jawa Tengah, serta Sumatera.
Amran mengatakan kerja sama itu merupakan komitmen bersama dengan Menteri Pertanian China. Ia menyebut Wakil Menteri Pertanian II Alim Setiawan Slamet akan menindaklanjuti target pengembangan tersebut.
Rencana itu dibahas dalam pertemuan Amran dengan Menteri Pertanian China Zhang Zhu di Beijing, Senin (2/11/2026). Pembahasan mencakup penyediaan benih, transfer teknologi, mekanisasi pertanian, dan pembangunan klaster produksi di Indonesia.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bawang putih impor. Menurut laporan yang sama, sekitar 90 persen kebutuhan bawang putih nasional masih dipenuhi dari China.
Zhang menyatakan dukungan terhadap pengembangan produksi bawang putih di Indonesia. China juga menyatakan kesiapan membahas teknologi produksi, teknik penanaman, dan aspek teknis budidaya yang dapat dikerjasamakan.
Selain bawang putih, kedua negara membahas pengembangan kelapa, kopi, kakao, dan kelapa sawit. Pembicaraan juga mencakup peluang investasi industri pengolahan, transfer teknologi pertanian, perdagangan produk susu, serta penelitian gandum untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dalam negeri.