
Hegseth Pecat Perencana Militer Pentagon
16 menit yang lalu
Perdagangan berjangka tumbuh hingga September 2026, sementara nilai perdagangan emas mencapai Rp347,65 triliun.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNBC Indonesia, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Tirta Karma Senjaya menyampaikan perkembangan perdagangan komoditi berjangka Indonesia dalam CNBC Indonesia Awards 2026: Best Futures Companies.
Tirta menyampaikan perkembangan itu di tengah tantangan pasar keuangan global. CNBC Indonesia menyelenggarakan acara tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada industri dan perusahaan perdagangan berjangka.
Sepanjang 2026 hingga September, perdagangan berjangka komoditi mencapai 11,82 juta lot atau tumbuh 4,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Nilai perdagangan emas disebut mencapai Rp347,65 triliun, naik 488 persen secara tahunan. Volumenya mencapai 135,2 ton.
Laporan CNBC Indonesia mengaitkan perkembangan itu dengan meningkatnya minat investor pada investasi emas fisik secara digital. Tercatat 2,9 juta pelanggan aktif bertransaksi.
Materi dialog juga mengajukan pertanyaan mengenai perkembangan transisi pengawasan sejumlah komoditi di bursa berjangka dari Bappebti kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia.
Dialog Shania Alatas dengan Tirta Karma Senjaya tersebut dimuat CNBC Indonesia pada Kamis (29/10/2026). Materi menyebut Jakarta sebagai dateline, tetapi tidak memastikan lokasi kegiatan penghargaan.