
Tito Dorong Program Perumahan di Papua Pegunungan
12 menit yang lalu
Yenny menilai bonus mendorong atlet berlatih serius dan mengembangkan kemampuan.
Terbit · 1 min read

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid mengatakan bonus pemerintah telah mengubah nasib banyak atlet dan memotivasi mereka mengembangkan kemampuan. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Yenny datang ke Istana untuk menghadiri penyerahan bonus dari Presiden Prabowo Subianto kepada atlet peraih medali Asian Games dan Asian Para Games 2026.
“Ini penting ya, karena banyak sekali yang nasibnya berubah karena bonus dari pemerintah,” ujar Yenny. Ia mengatakan bersyukur pemerintah memberi perhatian kepada para atlet.
Menurut Yenny, bonus tersebut mendorong atlet mengasah keterampilan dan kemampuan. Ia menilai atlet yang berlatih serius dapat memperoleh hadiah maksimal.
Saat melepas kontingen Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada awal September, Presiden Prabowo menjanjikan bonus Rp3 miliar bagi peraih medali emas Asian Games 2026. Nilai itu tiga kali lipat bonus untuk peraih emas SEA Games 2025, yakni Rp1 miliar.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menjelaskan bonus Rp3 miliar berlaku bagi peraih emas nomor perorangan. Bonus untuk nomor ganda dan beregu serta medali perak dan perunggu dihitung terpisah.
Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, panjat tebing menyumbang satu medali emas dari nomor kecepatan putri melalui Desak Made Rita Kusuma Dewi, atlet asal Bali. Desak juga memecahkan rekor Asian Games.