
Sosro Investigasi Dugaan Busa pada Teh Botol
23 menit yang lalu
Letnan Jenderal Brett Sylvia dicopot saat AS mempertimbangkan kemungkinan serangan baru ke Iran.
Terbit · 1 min read

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth memecat Letnan Jenderal Angkatan Darat Brett Sylvia dari jabatan perencana militer Pentagon. Menurut laporan CNNIndonesia.com, pemecatan itu terjadi saat AS mempertimbangkan kemungkinan menyerang Iran kembali.
Seorang pejabat pertahanan mengatakan kepada Associated Press (AP) bahwa Sylvia dicopot dari posisi kepala strategi, perencanaan, dan kebijakan di Kepala Staf Gabungan. Laporan sumber tidak menyebut tanggal pemecatan tersebut.
Sylvia merupakan jenderal kedua yang dicopot dari posisi itu. Pejabat yang sebelumnya memegang jabatan tersebut, Letnan Jenderal Joseph McGee, dipaksa pensiun pada Oktober lalu.
Menurut laporan yang sama, sumber AP menyebut belum ada pengganti Sylvia dan belum ada penjelasan mengenai pemecatannya. Seorang juru bicara Staf Gabungan membenarkan pemecatan itu tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Dalam pernyataan Staf Gabungan yang dikutip CNNIndonesia.com, pimpinan lembaga tersebut menyampaikan terima kasih kepada Sylvia dan keluarganya atas 32 tahun pengabdian. Pernyataan itu juga menyampaikan harapan terbaik bagi mereka.
Pemecatan Sylvia berlangsung saat Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan kemungkinan serangan baru ke Iran. Trump mengindikasikan serangan dapat dilakukan setelah pemilu paruh waktu pada November.
CNNIndonesia.com juga melaporkan bahwa AS telah memberi tahu negara-negara Arab agar bersiap menghadapi kemungkinan aksi militer baru dalam waktu dekat. Namun, Trump disebut belum mengambil keputusan.