
Sashenka Raih Perunggu Judo di Youth Olympic Dakar
11 menit yang lalu
Penyimpanan gas Eropa tercatat 74,68 persen pada akhir Oktober, meningkatkan kerentanan menjelang musim dingin.
Terbit · 1 min read

Eropa memasuki musim dingin dengan cadangan gas di fasilitas penyimpanan bawah tanah pada tingkat terendah dalam 15 tahun, menurut laporan ANTARA yang mengutip CEO Equinor Anders Opedal.
Opedal menyampaikan hal itu dalam konferensi Adipec di Abu Dhabi pada Senin (2/11/2026). Ia mengatakan kondisi tersebut membuat Eropa sedikit lebih rentan daripada biasanya, terutama jika terjadi cuaca ekstrem.
Menurut data Gas Infrastructure Europe yang ditelaah RIA Novosti, tingkat pengisian fasilitas penyimpanan gas bawah tanah di Eropa mencapai 74,68 persen pada akhir Oktober.
Angka itu merupakan yang terendah untuk periode yang sama sejak pencatatan dimulai pada 2011. Tingkat pengisian tersebut juga 15,09 poin persentase di bawah rata-rata pada tanggal yang sama selama lima tahun terakhir.
Gazprom menyatakan keterbatasan volume gas di fasilitas penyimpanan dan tingginya harga gas menjelang musim panas akan menimbulkan risiko signifikan bagi keandalan pasokan kepada konsumen Eropa pada musim dingin ini.
Sementara itu, Komisi Eropa menyatakan fasilitas penyimpanan bawah tanah berperan penting dalam menjaga keandalan pasokan gas di Eropa.
Menurut Komisi Eropa, fasilitas tersebut dapat memenuhi hingga sepertiga kebutuhan gas Uni Eropa selama musim dingin.