
Sinopsis Civil War, Tayang di Trans TV
10 menit yang lalu
Bank menyatakan insiden telah dihentikan dan aset nasabah tidak terdampak, meski sejumlah transfer terlambat.
Terbit · 1 min read

Grup perbankan Prancis Credit Mutuel Arkéa mengonfirmasi adanya transaksi penipuan akibat serangan siber pada Rabu (4/11/2026). Menurut laporan ANTARA yang bersumber dari Xinhua, perusahaan menyatakan insiden telah dihentikan dan dana nasabah tetap aman.
Menurut pernyataan perusahaan yang dikutip ANTARA, bank menangguhkan sementara transaksi tertentu sebagai langkah pencegahan setelah mendeteksi pembobolan sistem.
Operasional mulai berjalan kembali secara bertahap pada Rabu pagi (4/11/2026) setelah pemeriksaan menyeluruh dan penerapan langkah keamanan yang lebih ketat.
Bank menyatakan serangan tidak berdampak pada aset nasabah, tetapi menyebabkan keterlambatan sejumlah transaksi transfer.
Perusahaan mengatakan nilai dana yang terdampak masih dinilai. Menurut bank, jumlah tersebut tidak cukup besar untuk mengganggu kekuatan atau kesehatan keuangan grup secara keseluruhan.
Secara terpisah, stasiun televisi Prancis BFM TV melaporkan serangan itu kemungkinan melibatkan pencucian mata uang kripto senilai 133 juta dolar AS. Laporan tersebut menyebut nilai tukar 1 dolar AS setara Rp18.640.