
BKPM Dorong Hilirisasi Timah hingga Senyawa Kimia Timah
12 menit yang lalu
Peternak menyampaikan kendala harga dan pasokan jagung, sementara pemerintah memaparkan skema penguatan pasokan.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan CNBC Indonesia, Menteri Pertanian Andi Amran bertemu dengan peternak ayam petelur dalam kegiatan penyaluran jagung SPHP di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Pertemuan berlangsung Kamis (5/11/2026).
Dalam pertemuan itu, peternak menyampaikan persoalan harga jagung, harga telur yang tertekan, pasokan jagung SPHP yang belum selalu lancar, serta kekhawatiran tentang keberlanjutan usaha. Ketua Koperasi Berkah Telur Blitar Yesi Yuni Asuti mengatakan jagung SPHP membantu peternak menghadapi kenaikan harga jagung di pasaran.
Yesi menyebut harga jagung di luar program meningkat dari sekitar Rp7.000 menjadi Rp7.400, lalu Rp7.800-Rp7.900 per kilogram. Jagung SPHP, menurut dia, dapat ditebus melalui Bulog sekitar Rp5.000 per kilogram; ia berharap penyalurannya lebih lancar dan berkelanjutan.
Ketua Koperasi Anjuk Ladang Makmur Kabupaten Nganjuk, Zainuddin, juga menyebut harga jagung pasar mencapai Rp7.800 per kilogram, sedangkan jagung SPHP sekitar Rp5.500. Ia mengatakan koperasinya memiliki sekitar 75 anggota, populasi sekitar 250 ribu ekor ayam, dan produksi telur rata-rata 15 ton per hari.
Zainuddin berharap harga telur dijaga agar seimbang dengan biaya produksi. Eti Marlina, Koordinator Rumah Kebersamaan Peternak Layer Mandiri BKTMT, menyampaikan apresiasi atas penyaluran jagung SPHP dan berharap program itu berlanjut pada 2027.
Eti juga mendukung kerja sama penanaman jagung antara koperasi peternak dan kelompok tani. Dalam skema yang disampaikan, koperasi membeli hasil panen untuk pakan, sedangkan kelebihan produksi dapat diserap Bulog.
Amran mengatakan pemerintah membangun ekosistem jagung dari hulu hingga hilir dengan menghubungkan petani dan peternak melalui koperasi. Menurut laporan yang sama, skema itu mencakup bantuan benih gratis serta dukungan pompa dan alat mesin pertanian sesuai kemampuan anggaran negara.
Setelah panen, koperasi peternak akan membeli jagung untuk pakan, sementara Bulog dapat menyerap kelebihan produksi. Amran juga mengatakan jajarannya diminta mempercepat pelayanan jagung SPHP dan pemerintah akan menindaklanjuti persoalan yang disampaikan petani maupun peternak.