
Penjualan Daring Korsel Naik 40,7 Persen
12 menit yang lalu
Pemprov DKI membuka peluang investasi di sejumlah sektor untuk mendorong pertumbuhan dan lapangan kerja.
Terbit · 1 min read

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat kolaborasi dengan investor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing Jakarta. Menurut laporan ANTARA, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan hal itu dalam acara High Tea Reception East Ventures x Jakarta City Government.
Acara tersebut berlangsung di Balairung, Balai Kota Jakarta, Senin (2/11/2026). Dalam kesempatan itu, Pramono memaparkan kinerja ekonomi Jakarta pada triwulan II 2026.
Pramono mengatakan ekonomi Jakarta tumbuh 5,52 persen pada triwulan II 2026, lebih tinggi daripada pertumbuhan nasional sebesar 5,29 persen. Ia juga menyebut kontribusi Jakarta terhadap perekonomian Indonesia sekitar 16,32 persen.
Menurut Pramono, investasi perlu memberi manfaat nyata bagi masyarakat, antara lain melalui penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan penguatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah.
Pemprov DKI membuka peluang investasi di sejumlah sektor, termasuk transportasi terintegrasi, kawasan berorientasi transit, pengelolaan air dan sampah, ketahanan pesisir, kendaraan listrik, kesehatan, pariwisata, serta infrastruktur digital.
Pemerintah daerah juga meningkatkan kemudahan perizinan dan layanan investasi terpadu. Langkah itu ditujukan untuk membangun iklim usaha yang kondusif dan memberi kepastian kepada investor.
Pramono menilai perusahaan modal ventura dapat menghubungkan perusahaan rintisan, talenta digital, dan UMKM Jakarta dengan permodalan, teknologi, serta jaringan bisnis internasional.
Ia berharap kerja sama dengan East Ventures dapat membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk mengembangkan bisnis, meningkatkan daya saing, dan menjangkau pasar lebih luas. ANTARA mengutip Pramono yang menyatakan pemerintah daerah terbuka untuk bekerja sama dengan perusahaan tersebut.