
Shin Tae Yong Absen Dampingi Persija Lawan PSMS
11 menit yang lalu
Meutia Hatta menyebut Hari Pahlawan sebagai pengingat untuk meneruskan nilai perjuangan dan kecintaan kepada Tanah Air.
Terbit · 2 min read

Ketua Umum Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) Meutia Farida Hatta Swasono mengatakan esensi Hari Pahlawan adalah meneruskan nilai luhur, semangat, dan kecintaan kepada Tanah Air, bukan sekadar mengenang sejarah. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu dalam acara puncak peringatan Hari Pahlawan 2026.
Acara tersebut digelar di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta, pada Senin (2/11/2026) malam. Hadir keluarga pahlawan, pengurus IKPNI, jajaran Kementerian Sosial, serta siswa dan guru Sekolah Rakyat.
Meutia mengatakan kepahlawanan tidak hanya terdapat dalam catatan sejarah, tetapi juga tercermin pada nilai dan semangat yang dimiliki setiap orang. “Bagi kami adalah suatu cara dari IKPNI untuk menekankan kepada teman-teman, terutama anak-anak muda yang ada di sini, bahwa kepahlawanan, pahlawan itu tidak hanya di dalam sejarah. Tapi yang lebih penting adalah nilai-nilai apa, semangat apa, kecintaan apa yang ada pada mereka masing-masing,” katanya.
Ia menjelaskan IKPNI menghimpun anak, cucu, hingga cicit para pahlawan nasional. Menurut Meutia, organisasi itu memiliki tanggung jawab moral merawat memorabilia dan catatan perjuangan para leluhur dari berbagai bidang, termasuk pemerintahan, pertahanan, sosial budaya, hukum, dan pendidikan.
Pameran buku dan memorabilia pahlawan menjadi bagian dari rangkaian acara. Meutia berharap kegiatan itu membantu generasi muda, termasuk pelajar Sekolah Rakyat, memahami cita-cita dan semangat perjuangan para pendahulu.
Ia juga mendorong anak muda meneruskan perjuangan dengan membela Indonesia dan mengupayakan kemajuan bangsa. “Waktu akan berjalan terus, pengalaman hidup akan juga berjalan terus, tapi semangat untuk membela Indonesia, rakyat dan bangsa Indonesia supaya Indonesia menjadi maju itu harus menjadi tantangan dan upaya kalian terutama yang muda-muda yang nanti akan meneruskan perjuangan kami,” tambahnya.
Meutia mengingatkan pentingnya menjadikan Indonesia negara yang dibanggakan, maju, dan dihormati dalam pergaulan internasional. Ia mengatakan, “Di dalam situasi apapun, prinsip dan semangat hidup membela negara, membela bangsa itu harus tetap ada.”
Hari Pahlawan diperingati secara nasional setiap 10 November untuk mengenang jasa para pejuang yang gugur dalam Pertempuran Surabaya pada 1945. Tema nasional peringatan 2026 adalah “Pahlawanku Teladanku: Melangkah Bersama, Melanjutkan Perjuangan”.