
Abdul El-Sayed Menangkan Kursi Senat Michigan
14 menit yang lalu
Pasokan untuk kapal VLAC itu melanjutkan pengiriman komersial amonia hijau Envision pada Februari 2026.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Envision memasok amonia hijau untuk pengisian bahan bakar Terra Clove, kapal pengangkut amonia berkapasitas sangat besar atau VLAC pertama di dunia yang menggunakan sistem penggerak berbahan bakar ganda amonia.
Kapal milik Eastern Pacific Shipping itu menjalani upacara penamaan di Korea Selatan setelah dibangun HD Hyundai Heavy Industries. Laporan tersebut tidak menyebutkan tanggal maupun lokasi pengisian bahan bakar.
Pasokan ini melanjutkan pengiriman komersial perdana amonia hijau Envision pada Februari 2026. Saat itu, perusahaan mengirimkan amonia hijau dari Chifeng ke LOTTE Fine Chemical di Pelabuhan Ulsan, Korea Selatan.
Menurut laporan yang sama, pengiriman pada Februari menghubungkan rantai pasok komersial amonia hijau dari sintesis hidrogen terbarukan hingga logistik maritim internasional. Pasokan untuk Terra Clove mencakup produksi, transportasi, dan pemanfaatan amonia sebagai bahan bakar kapal.
Amonia hijau tersebut berasal dari kawasan industri hidrogen dan amonia hijau Envision di Chifeng, Mongolia Dalam. Fasilitas itu saat ini memiliki kapasitas produksi 320.000 ton per tahun, dengan kapasitas produksi total yang ditargetkan mencapai 1,52 juta ton.
Laporan ANTARA menyebut fasilitas Chifeng telah memperoleh sertifikasi Bureau Veritas sesuai standar ISO. Produk amonia hijaunya juga disebut memenuhi persyaratan RFNBO dan ISCC.
Frank Yu, wakil presiden senior Envision Energy, menyatakan pengisian bahan bakar tersebut menghubungkan rantai nilai amonia hijau hingga penggunaannya pada kapal. Ia menilai penggunaan bahan bakar ganda amonia pada VLAC itu menunjukkan potensi penerapan amonia hijau dalam pelayaran dan menyebut kerja sama dengan EPS serta LOTTE Fine Chemical sebagai bagian dari upaya mendorong penurunan emisi.
Terra Clove dapat menggunakan bahan bakar kapal konvensional maupun amonia hijau. Menurut laporan tersebut, penggunaan amonia hijau dapat menurunkan emisi gas rumah kaca kapal sepanjang siklus operasionalnya.