
Indonesia dan Singapura Setujui Satgas Karhutla
16 menit yang lalu
Rangkaian Hekrafnas 2026 melibatkan pengurus dan anggota di Jakarta, tujuh provinsi, serta 17 negara.
Terbit · 2 min read

Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) menjadikan peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026 sebagai momentum memperkuat kolaborasi jaringan dari tingkat nasional hingga internasional. Menurut laporan ANTARA, Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan serta Pengembangan DPP Gekrafs, Arifin Ihsan Rismansyah, mengapresiasi pengurus dan anggota yang terlibat dalam rangkaian kegiatan.
Arifin mengatakan rangkaian kegiatan berlangsung di Jakarta, tujuh provinsi, dan 17 negara. Ia menyampaikan hal itu di Jakarta pada Selasa (27/10/2026), menurut laporan tersebut.
Arifin menilai keterlibatan para pengurus dan anggota mencerminkan kebersamaan dalam membangun gerakan ekonomi kreatif yang lebih luas dan inklusif. Ia mengatakan gagasan Hekrafnas dirumuskan enam tahun lalu bersama Ketua DPP Gekrafs Bidang Event dan Sosialisasi Program Ferry Ardiansyah serta para pelaku ekonomi kreatif.
Menurut Arifin, upaya itu ditujukan untuk membangun ruang agar pelaku ekonomi kreatif semakin dikenal, terhubung, dan memperoleh kesempatan berkembang. Ia juga menyebut pengembangan sektor tersebut memerlukan penguatan organisasi, dukungan kebijakan, akses pasar, dan ruang promosi.
Puncak Hekrafnas 2026 digelar di Sampoerna Strategic Square, Jakarta, pada Sabtu (24/10/2026). Agenda yang disebut ANTARA meliputi penandatanganan nota kesepahaman dengan Polri, Kementerian Hukum RI, dan KJRI Pakistan, peluncuran Krafa Krafi, serta penyelenggaraan EKRAF Awards.
Dalam acara itu juga diserahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia atas 131 hari Roadshow Ekonomi Kreatif. Kegiatan mencakup doa bersama dan penggalangan donasi bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.
Ketua Umum DPP Gekrafs Kawendra Lukistian menilai pengembangan ekonomi kreatif memerlukan keterlibatan banyak pihak. Ia mengatakan perhatian pemerintah terhadap sektor tersebut menjadi dorongan bagi pelaku untuk terus memperjuangkan peluang bagi industri kreatif nasional.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengajak generasi muda tetap optimistis menghadapi dinamika ekonomi nasional dan berharap Gekrafs terus berkembang. Ketua Dewan Pembina Gekrafs Sandiaga Salahuddin Uno menyoroti peran ekonomi kreatif dalam mendorong inovasi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat identitas bangsa. Menurut laporan yang sama, ia menilai dukungan terhadap ekosistem kreatif perlu diperkuat agar potensi pelaku memberi dampak bagi perekonomian.