
Bentrok Konvoi Motor dan Warga di Makassar
14 menit yang lalu
Satgas akan mendukung pertukaran informasi dan bukti lintas batas untuk menindak korporasi yang terbukti memicu karhutla.
Terbit · 1 min read

Indonesia dan Singapura menyetujui pembentukan satuan tugas bersama untuk memperkuat penegakan hukum terhadap korporasi yang terbukti memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurut laporan ANTARA, Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menyampaikan hal itu setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan.
Persetujuan tersebut disampaikan dalam pernyataan pers bersama di Jakarta, Selasa (27/10/2026). Kedua menteri membahas kerja sama penanganan karhutla dan dampaknya.
Arrmanatha mengatakan satgas akan berfokus pada penegakan hukum dan penguatan tanggung jawab bisnis. Dalam pernyataan pers bersama itu, ia mengatakan, “Dalam konteks tersebut, kami membahas pendirian sebuah satuan tugas bersama untuk memperkuat tanggung jawab bisnis.”
Menurut laporan yang sama, satgas akan memfasilitasi pertukaran informasi dan intelijen keuangan serta pengumpulan bukti lintas batas. Satgas juga akan menelusuri aliran dana korporasi yang digunakan untuk memicu kebakaran.
Arrmanatha menegaskan bahwa Indonesia dan Singapura ingin memastikan pelaku karhutla mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum. Dalam jangka panjang, upaya itu juga ditujukan untuk memulihkan lahan atau aset yang terdampak.
Ia menyebut tawaran Singapura untuk berbagi data korporasi terkait kasus karhutla sebagai kesempatan untuk menindak para pelaku. Arrmanatha juga berharap kemitraan tersebut dapat menjadi pijakan kerja sama menghadapi tantangan lain, termasuk praktik pengurangan nilai dalam faktur.
Vivian menegaskan komitmen Singapura untuk bekerja erat dengan Indonesia dalam menangani karhutla dan menindak korporasi yang terbukti bersalah. Ia mengatakan, “Pak Arrmanatha mengusulkan pendirian sebuah satuan tugas bersama. Singapura setuju.”
Vivian menyatakan Singapura akan menggunakan upaya hukum, regulasi, dan ekonomi untuk menindak korporasi yang terbukti bersalah. Melalui satgas, Singapura akan meningkatkan koordinasi dan berbagi informasi dengan Indonesia; ia berharap kerja sama itu memberi efek jera.