
Dasco Minta Kritik Asap Dijawab dengan Kerja Terukur
9 menit yang lalu
Kemendag menyiapkan tenaga ahli pengukuran dan kalibrasi melalui pendidikan serta pelatihan teknis.
Terbit · 1 min read

Kementerian Perdagangan memperkuat pengembangan sumber daya manusia di bidang metrologi untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli pengukuran dan kalibrasi. Menurut laporan ANTARA, upaya ini ditujukan untuk mendukung daya saing sektor perdagangan dan industri nasional.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan Kemendag, Djatmiko Bris Witjaksono, menyampaikan hal itu di Sumedang, Jawa Barat, Rabu (28/10/2026).
Djatmiko mengatakan tenaga ahli metrologi dibutuhkan berbagai sektor ekonomi. “Pengembangan sumber daya manusia di bidang metrologi menjadi bagian penting untuk mendukung perdagangan dan industri. Berbagai sektor, mulai dari otomotif hingga elektronik, membutuhkan tenaga ahli yang mampu memastikan ketepatan pengukuran dan proses kalibrasi,” katanya.
Menurut laporan yang sama, kebutuhan tersebut menjadi dasar penyiapan tenaga dengan kompetensi khusus di bidang kemetrologian untuk memenuhi kebutuhan teknis industri.
Kemendag menyelenggarakan pendidikan formal melalui Akademi Metrologi dan Instrumentasi (Akmeet) untuk menyiapkan tenaga ahli pengukuran dan kalibrasi. Hingga 2026, akademi tersebut telah meluluskan 430 orang.
Para lulusan bekerja di berbagai wilayah pada instansi pemerintah, sektor industri, dan jasa. Bidang pekerjaan mereka mencakup metrologi legal, kalibrasi, instrumentasi, pengendalian kualitas, dan rekayasa teknis.
Djatmiko mengatakan pendidikan kemetrologian diharapkan membantu memenuhi kebutuhan industri akan tenaga ahli dengan kompetensi yang sesuai perkembangan teknologi. Menurut dia, pendidikan perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengguna tenaga kerja agar kompetensi lulusan relevan dengan perdagangan dan industri.
Selain pendidikan formal, pengembangan kompetensi dapat dilakukan melalui pelatihan teknis pengukuran dan kalibrasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pihak. Upaya tersebut diharapkan memperkuat kapasitas SDM metrologi dan kualitas pengukuran dalam kegiatan perdagangan serta industri.