
Nova Arianto Minta Anak Muda Terus Berjuang
12 menit yang lalu
Dasco menyoroti penanganan kabut asap lintas batas dan mendorong kerja sama antarnegara ASEAN.
Terbit · 1 min read

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Indonesia mendengar perhatian dan kritik Malaysia serta Singapura mengenai kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan. Menurut laporan ANTARA, Dasco menyampaikan hal itu dalam pidato peringatan 98 Tahun Sumpah Pemuda.
Pidato tersebut disampaikan di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (28/10/2026). Dasco menyatakan kritik perlu dijawab dengan langkah yang hasilnya dapat diuji.
“Kritik tidak perlu dibalas dengan ketersinggungan; kritik perlu dijawab dengan kerja yang dapat diuji,” kata Dasco.
Ia mengatakan DPR menghargai perhatian negara tetangga, meski tidak harus menerima setiap penilaian yang disampaikan. Menurut laporan yang sama, Dasco menekankan perlindungan warga terdampak, pencegahan, penegakan hukum, dan pemulihan lingkungan.
Dasco juga menilai pertanggungjawaban pelaku usaha perlu dipastikan, termasuk perusahaan dengan rantai kegiatan lintas negara. Ia mengatakan Indonesia perlu menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan tetap membuka ruang kerja sama.
Dalam bidang pertahanan, Dasco menjelaskan sikap defensif aktif sebagai kewaspadaan dan kemampuan mencegah ancaman serta mengambil inisiatif secara terukur tanpa mencari permusuhan. “Kita harus tegar dan tegas menjaga kedaulatan, sekaligus arif menjaga perdamaian,” ujarnya.
Dasco turut mendorong parlemen negara-negara ASEAN mempererat kerja sama di luar masa krisis. Ia menyebut pencegahan bencana, keamanan siber, ketahanan pangan dan energi, serta penyelesaian persoalan lintas batas sebagai bidang kolaborasi antarparlemen.
“Kita tidak dapat memilih tetangga, tetapi kita dapat memilih cara bertetangga: saling menghormati, berbicara terus terang, dan mencari jalan keluar bersama,” kata Dasco.