
UNRWA Prihatin atas Situasi di Hebron
17 menit yang lalu
Django Evo 125 dipasarkan mulai Rp71 juta dan pemesanannya dibuka pada pameran GJAW x IMOS 2026.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan CNNIndonesia.com, Permata Otomotif Indonesia (POI), agen pemegang merek dan distributor Peugeot Motocycles, merilis skutik Django Evo 125 untuk pasar Indonesia. Model itu ditawarkan dengan harga Rp71 juta dan Rp74 juta untuk wilayah DKI Jakarta.
Peluncuran berlangsung pada Rabu (28/10/2026). Django Evo melengkapi keluarga Django yang sebelumnya mencakup Django Classic, Django Sport, dan Django Café Racer.
Skutik ini memiliki lampu LED, jok setinggi 780 mm, jarak sumbu roda 1.369 mm, dan tangki bahan bakar berkapasitas 7,9 liter. Dimensinya 1.932 mm x 753 mm x 1.110 mm dengan bobot kosong 138 kg.
Django Evo menggunakan ban depan berukuran 110/70-12 dan ban belakang 120/70-12. Pengeremannya memakai cakram berdiameter 200 mm di depan dan 190 mm di belakang, sementara suspensi depan bertipe teleskopik dan belakang menggunakan peredam kejut tunggal.
Fitur yang disematkan meliputi layar digital berwarna berukuran 5 inci, sistem pengapian tanpa anak kunci, serta tombol pembuka kompartemen penyimpanan depan yang dilengkapi soket pengisian daya. Skutik ini juga memiliki lampu hazard, pengaman standar samping, dek kaki rata, bagasi yang dapat menampung helm dengan visor, dan pijakan kaki penumpang dengan mekanisme tekan.
Django Evo masih diimpor secara utuh dari China. Mesinnya berkapasitas 125 cc, empat langkah, satu silinder, empat katup, dengan pendingin cairan dan sistem injeksi bahan bakar elektronik; tenaga maksimumnya 12,65 PS atau 9,3 kW pada 8.500 rpm.
Menurut laporan yang sama, POI akan membuka pemesanan Django Evo 125 dalam pameran GJAW x IMOS 2026 pada 20-29 November 2026 di ICE BSD City. Direktur PT Permata Otomotif Indonesia William Sinanta mengatakan perusahaan berupaya menjangkau konsumen skuter premium dengan pendekatan berbeda.
William menyebut Peugeot ingin mendekati konsumen melalui gaya hidup, terutama di bidang fesyen, seni, dan galeri yang belum banyak tersentuh merek lain. Dalam keterangannya yang dikutip pada Rabu (28/10/2026), ia menjelaskan bahwa perusahaan mengejar kebutuhan gaya hidup konsumen tersebut serta menyampaikan Peugeot berencana memperkenalkan beberapa model lain di pameran itu.