
Harga Emas Antam Turun
13 menit yang lalu
Pertemuan ASCOPE membahas ketahanan energi, transisi energi, dan kerja sama antarnegara di kawasan.
Terbit · 1 min read

Pertemuan ke-51 ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) Council Meeting 2026 di Bali menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis untuk memperkuat arsitektur energi regional, menurut laporan CNNIndonesia.com. Forum tersebut membahas ketahanan energi, transisi energi, keamanan rantai pasok, dan pertukaran teknologi.
Pertemuan berlangsung di Bali pada 2026. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyampaikan pandangannya dalam keterangan tertulis pada Jumat (30/10/2026).
Simon mengatakan ketahanan energi tidak hanya menyangkut pemenuhan kebutuhan saat ini, tetapi juga keberlanjutan pasokan bagi generasi mendatang. Ia menyebut sistem energi perlu terus memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung perekonomian.
Menurut laporan yang sama, Simon menilai negara-negara anggota ASCOPE memiliki tantangan, peran, dan potensi berbeda yang dapat saling melengkapi. Ia mengatakan ASCOPE menjadi wadah bagi institusi energi untuk bertukar pengetahuan, berbagi pengalaman, dan mempererat kerja sama.
Simon juga mengapresiasi komitmen anggota dalam memperkuat kolaborasi energi regional untuk menghadapi dinamika global. Ia menekankan bahwa perbedaan kapasitas antarnegara dapat menjadi kekuatan untuk mencapai tujuan bersama.
Perwakilan Timor Leste bernama Zeferino mengapresiasi peran ASCOPE dan penyelenggaraan pertemuan di Bali oleh Pertamina. Laporan CNNIndonesia.com menyebut Timor Leste sebagai anggota baru forum tersebut.
Bagi Timor Gap, perusahaan energi nasional Timor Leste yang disebut berusia 15 tahun, keanggotaan penuh di ASCOPE membuka peluang kerja sama dengan perusahaan minyak nasional negara-negara ASEAN. Bidang yang disebut mencakup kegiatan hulu dan hilir minyak dan gas, pengembangan konten lokal, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah, serta tanggung jawab sosial perusahaan.
Pengalaman Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan ke-51 dinilai dapat menjadi referensi bagi Timor Leste, yang bersiap menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN pada 2029. Pertamina dan negara-negara anggota, termasuk Timor Leste, menyatakan optimistis kemitraan energi regional berlanjut.