
BNPB Catat 2.278 Bencana hingga 2 November
12 menit yang lalu
PKP menargetkan 40 ribu unit rusun subsidi melalui FLPP, dengan proyek di sejumlah kawasan.
Terbit · 1 min read

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk 40 ribu unit rumah susun (rusun) subsidi baru. Menurut laporan ANTARA, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan PKP Sri Haryati menyampaikan target itu di Jakarta, Senin (2/11/2026).
Sri mengatakan target pembangunan rusun tahun ini mencakup rusun subsidi di Meikarta, hunian berkonsep pengembangan berorientasi transit di Manggarai, dan rusun Alonia di Kemayoran.
Ia menyebut pembangunan rusun dalam lima tahun sebelumnya tidak mencapai 200 unit. Sri mengatakan dirinya mendapat tanggung jawab dari Menteri PKP untuk mendorong peningkatan pembangunan hingga mencapai target 40 ribu unit.
Untuk proyek Meikarta, Sri mengatakan proses masih berjalan. PKP juga sedang menyiapkan instruksi presiden untuk mempercepat pelaksanaan program tersebut agar dapat dijalankan secara lengkap dan aman.
Rusun Alonia di Kemayoran direncanakan memiliki 609 unit. Pembangunan fisiknya ditargetkan mulai pada awal Januari 2027.
Sri menjelaskan proyek Alonia akan menggunakan skema proyek siap serah-terima, dengan Perumnas membangun bersama kontraktor melalui kerja sama. Ia juga menyebut lebih dari 1.200 unit rusun di Tangerang akan menggunakan skema rusun untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan penyediaan hunian di perkotaan diarahkan pada pembangunan hunian vertikal karena keterbatasan lahan. Menurut laporan yang sama, arahan Presiden Prabowo adalah mengurangi penggunaan lahan untuk perumahan dengan mendorong hunian vertikal.
Maruarar berharap hunian berkonsep pengembangan berorientasi transit seperti di Manggarai dapat dibangun di lokasi lain.