
PLN Tinjau Jaringan Listrik SMA Taruna Nusantara
13 menit yang lalu
Pengguna Qlola by BRI tumbuh 32 persen hingga September 2026, sementara volume transaksi naik 29,3 persen.
Terbit · 1 min read

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat volume transaksi layanan Qlola by BRI sebesar Rp12.046 triliun hingga September 2026. Menurut laporan ANTARA, volume tersebut tumbuh 29,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada periode yang sama, jumlah pengguna Qlola by BRI mencapai lebih dari 104 ribu, naik 32 persen secara tahunan. Jumlah transaksi juga tumbuh 24,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Laporan ANTARA menyebut penghimpunan dana murah BRI tumbuh 19,7 persen secara tahunan pada periode tersebut.
Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya mengatakan pertumbuhan penggunaan layanan itu mencerminkan meningkatnya kebutuhan korporasi terhadap layanan yang mengintegrasikan aktivitas keuangan dan operasional bisnis.
Menurut Riko, pemanfaatan Qlola by BRI meluas di berbagai sektor, antara lain agribisnis, pertambangan, barang konsumsi bergerak cepat, telekomunikasi, perdagangan elektronik, dan teknologi finansial. Ia menyebut perusahaan membutuhkan layanan yang membantu transaksi perbankan sekaligus memberikan gambaran kondisi keuangan dan operasional.
BRI mengembangkan Port Dashboard untuk mendukung transaksi antara pengguna jasa dan pengelola pelabuhan. BRI juga menyediakan DHE Dashboard bagi eksportir untuk membantu pemantauan dan pengelolaan transaksi devisa hasil ekspor.
BRI turut memperkenalkan Qlola Mobile agar nasabah dapat mengakses informasi keuangan, menyetujui transaksi, dan memantau aktivitas bisnis melalui perangkat seluler. Nasabah dapat melihat rekening dan saldo dalam berbagai mata uang serta, jika berwenang, menyetujui transaksi dari akun perusahaan yang dikelola.
Riko mengatakan BRI akan melanjutkan pengembangan dan integrasi layanan Qlola by BRI untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan keuangan korporasi.