
JDT dan Al Shamal Menang di ACL Elite
10 menit yang lalu
Proyek LNG Abadi Blok Masela ditargetkan mulai berproduksi pada 2029 setelah pekerjaan FEED rampung.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan iNews.id, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan proyek LNG Abadi Blok Masela mulai berproduksi pada 2029. Proyek dengan nilai investasi sekitar 22 miliar dolar AS itu dirancang menghasilkan gas alam cair (LNG) sebanyak 9,5 juta ton per tahun.
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan, pemerintah mendorong agar pengembangan proyek strategis nasional tersebut segera memasuki tahap pelaksanaan. Dorongan itu muncul setelah seluruh pekerjaan rekayasa dan desain awal (FEED) selesai pada Oktober 2026.
Menurut Djoko, penyelesaian FEED menjadi salah satu tonggak penting dalam pengembangan proyek Abadi Masela. Menurut laporan yang sama, pekerjaan itu rampung tiga bulan lebih cepat dibandingkan jadwal awal yang menargetkan selesai pada akhir tahun ini.
Djoko menyampaikan hal tersebut di Jakarta, Selasa (27/10/2026). Soal jadwal produksi, ia menyebut target waktu yang tidak tunggal.
"Produksi gas dari proyek Abadi ini direncanakan akan mulai beroperasi secepatnya. Kalau bisa 2029 bagus, 2030 bagus, atau paling telat jangan jauh-jauh dari akhir 2030," ujarnya.
Dia menjelaskan, proyek Abadi Masela dirancang memiliki kapasitas produksi gas sebesar 1.380 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Dari jumlah tersebut, gas akan diolah menjadi LNG dengan kapasitas produksi 9,5 juta ton per tahun (MTPA).