
ANTARA Uraikan Enam Faktor Pemicu Mengigau
19 menit yang lalu
Penambahan alat ditujukan untuk meningkatkan kapasitas terminal saat arus peti kemas tumbuh.
Terbit · 1 min read

Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menambah 18 unit peralatan modern untuk memperkuat kapasitas bongkar muat dan menjaga kelancaran distribusi logistik. Menurut laporan ANTARA, Direktur Utama PT Terminal Petikemas Surabaya Ali Sodikin menyebut investasi itu ditujukan untuk mendukung pertumbuhan perdagangan internasional.
Penambahan dilakukan di TPS, Surabaya, sepanjang 2026. Peralatan tersebut terdiri atas empat unit Quay Container Crane (QCC) dan 14 unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG).
Ali mengatakan peningkatan kapasitas diperlukan agar aktivitas perdagangan dan distribusi barang berjalan lebih efisien seiring meningkatnya kebutuhan logistik. Peralatan baru itu juga ditujukan untuk mempercepat bongkar muat dan meningkatkan keandalan pelayanan kapal serta peti kemas.
Laporan ANTARA menyebut arus peti kemas PT Pelindo Terminal Petikemas mencapai 10,31 juta TEUs selama Januari-September 2026, tumbuh 5,80 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Arus internasional tercatat 3,54 juta TEUs, meningkat 10,34 persen, sedangkan arus domestik mencapai 6,77 juta TEUs.
Penguatan peralatan TPS diarahkan untuk mendukung arus barang melalui Pelabuhan Tanjung Perak, salah satu gerbang utama perdagangan internasional di kawasan Indonesia Timur.
Ketua Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia Jawa Timur Sebastian Wibisono menilai kenaikan arus peti kemas mencerminkan berkembangnya aktivitas perdagangan dan kebutuhan pengiriman barang, khususnya di Jawa Timur.
Sebastian mengapresiasi modernisasi peralatan TPS. Namun, ia mengingatkan bahwa peningkatan kapasitas infrastruktur perlu disertai kecepatan pelayanan, kepastian jadwal kapal, kelancaran arus peti kemas, dan biaya logistik yang kompetitif.
Menurut Sebastian, mutu pelayanan terminal berperan dalam menjaga efisiensi rantai pasok dan daya saing industri serta perdagangan Indonesia. ANTARA melaporkan peningkatan kapasitas TPS diharapkan turut mendukung distribusi barang dan aktivitas ekonomi melalui Pelabuhan Tanjung Perak.