
Karangetang Erupsi, Lava Meluncur hingga 1 Kilometer
11 menit yang lalu
Bimbim menilai perkembangan Banyuwangi terlihat dari semakin banyaknya hotel dan mengenang lagu serta kuliner daerah itu.
Terbit · 1 min read

Drummer Slank, Bimbim, menyebut Banyuwangi, Jawa Timur, mengalami banyak perubahan yang terlihat dari semakin banyaknya hotel. Menurut laporan ANTARA, ia menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Banyuwangi pada Minggu (1/11/2026).
Slank dijadwalkan tampil di Pantai Marina Boom pada Minggu malam dalam rangkaian tur “Berani Kita Beda Tour” atau tur ke-10 Hey Slank. Laporan ANTARA menyebut grup itu telah beberapa kali menggelar konser di Banyuwangi sejak kunjungan pertamanya pada 1992.
“Banyuwangi sudah berubah banget ya, dulu cuma ada satu, sekarang di mana-mana ada hotel bagus-bagus,” kata Bimbim dalam konferensi pers tersebut.
Bimbim juga mengenang proses penciptaan lagu “Kirim Aku Bunga” saat Slank berada di Banyuwangi pada 1992. Lagu yang dirilis pada 1993 itu menjadi salah satu kenangan yang ia ceritakan.
“Dulu, pada 1992 ada memori yang tidak bisa dilupakan banget, kami bikin lagu 'Kirim Aku Bunga' itu di Banyuwangi,” kata Bimbim.
Selain musik, Bimbim menyebut Nasi Tempong sebagai salah satu kuliner Banyuwangi yang ia ingat. Ia mengatakan pernah mencicipi Sego Tempong bersama Bunda dan mengingat sambalnya yang membuatnya ingin kembali menyantap hidangan itu.
Sebelum konser, para personel Slank diajak melihat sejumlah bagian Pendopo Kabupaten Banyuwangi, termasuk penginapan berbentuk bunker yang biasa digunakan untuk menerima tamu kehormatan.
Rombongan Slank juga mengunjungi Sumur Sritanjung yang berkaitan dengan legenda asal-usul Banyuwangi serta melihat rumah tradisional Suku Osing. Keterangan mengenai kegiatan dan kenangan tersebut disampaikan dalam laporan ANTARA.