
Indef Tekankan Pasokan Garam bagi Industri
10 menit yang lalu
Kunjungan wisman Bali pada Juli–September 2026 naik tahunan, tetapi akumulasi Januari–September masih turun.
Terbit · 2 min read

Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat kunjungan langsung wisatawan mancanegara (wisman) meningkat secara tahunan selama Juli–September 2026. Menurut laporan ANTARA, Kepala BPS Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan menyampaikan catatan tersebut di Denpasar, Senin (2/11/2026).
Kenaikan tahunan terjadi pada Juli, Agustus, dan September 2026 dibandingkan bulan yang sama pada 2025. Jumlah kunjungan pada Juli 2026 mencapai 697.809, dibandingkan 697.107 pada Juli 2025. Pada Agustus 2026, jumlah kunjungan tercatat 685.994, dibandingkan 682.866 pada Agustus 2025. Pada September 2026, jumlah kunjungan mencapai 650.169, naik 2,36 persen dibandingkan September 2025.
BPS Bali menyebut penerbangan rute baru dan kegiatan berskala internasional di Bali mendorong kenaikan tahunan pada September. Agus mengatakan kunjungan selama tiga bulan terakhir telah melampaui jumlah pada bulan yang sama tahun sebelumnya, menurut laporan yang sama.
Meski meningkat secara tahunan, kunjungan September turun 5,22 persen dibandingkan Agustus 2026, yang mencatat 685.994 kunjungan. Penurunan dari puncak kunjungan pada Juli menuju Agustus dan September juga terjadi pada 2024 dan 2025.
Wisatawan Australia menjadi kelompok terbesar pada September dengan 165.100 kunjungan, naik 2,38 persen dari bulan sebelumnya. Berikutnya adalah wisatawan dari Tiongkok sebanyak 54.284 kunjungan, India 41.645, Jepang 30.322, dan Prancis 28.405; kelima negara itu menyumbang hampir 50 persen dari total kunjungan.
Secara bulanan, kunjungan dari Afrika mencatat kenaikan tertinggi, yakni 11,39 persen, disusul Amerika 5,7 persen dan Oseania 1,4 persen. Sebaliknya, kunjungan dari Eropa turun 18,1 persen, ASEAN 2,82 persen, Timur Tengah 2,35 persen, dan Asia 0,98 persen.
Secara kumulatif, Bali menerima 5.237.128 kunjungan wisman pada Januari–September 2026, turun 1,15 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. BPS Bali menjelaskan bahwa kenaikan selama tiga bulan terakhir belum menutup penurunan pada Januari, April, Mei, dan Juni yang terjadi akibat dampak konflik geopolitik dunia.
Untuk periode Januari–September 2026, Australia menjadi negara asal wisman terbanyak dengan 1.303.734 kunjungan, diikuti Tiongkok sebanyak 456.046, India 394.155, Inggris 230.010, dan Korea Selatan 213.072 kunjungan. BPS Bali memproyeksikan pola kunjungan selama Oktober–Desember tidak jauh berbeda dari siklus tahun sebelumnya, tetapi berharap jumlahnya meningkat sehingga melampaui capaian sepanjang 2025.