
PLN Siap Penuhi Kebutuhan Listrik Pusat Data
12 menit yang lalu
Dony Arega Rajes meminta penyidikan mencakup seluruh jaringan dan pemodal pabrik sabu di Pidie.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Dony Arega Rajes meminta Polri mengusut jaringan narkotika dan mengungkap pemodal pabrik sabu yang digerebek di Kabupaten Pidie.
Pabrik dan laboratorium sabu itu digerebek pada Rabu (21/10/2026) di kawasan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh. Dony menyampaikan permintaannya di Aceh Selatan.
Dony mengatakan pengungkapan pabrik tersebut seharusnya menjadi pintu masuk untuk menelusuri seluruh mata rantai jaringan narkotika berdasarkan bukti dan hasil penyidikan, termasuk pihak yang membiayai pabrik.
Ia meminta aparat tidak hanya berfokus pada orang yang diduga terlibat langsung dalam operasional pabrik, tetapi juga menelusuri pihak lain yang berperan dalam sindikat tersebut.
Menurut Dony, penanganan perkara perlu dilakukan secara profesional, transparan, dan menyeluruh agar pihak yang diduga terlibat dapat diproses sesuai ketentuan hukum.
Ia berharap pengungkapan kasus itu mendorong penguatan pemberantasan narkotika di Aceh. Dony menyebut peredaran barang terlarang dapat merusak masa depan generasi muda.
Dalam penggerebekan, tim gabungan Polri, Badan Narkotika Nasional, dan Bea Cukai menyita metamfetamina cair seberat 1,2 ton. Aparat juga mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat, termasuk dua warga negara Tiongkok.