
BCA Proyeksikan CAR 27,4 Persen hingga Akhir 2026
16 menit yang lalu
PLN akan melayani pusat data dengan infrastruktur yang tersedia dan membahas kolaborasi pembangunan berikutnya.
Terbit · 1 min read

PT PLN (Persero) menyatakan siap mendukung kebutuhan listrik pusat data di Indonesia melalui kolaborasi, menurut laporan ANTARA. Direktur Utama PLN Suroso Isnandar menyampaikan hal itu di Jakarta pada Selasa (27/10/2026).
Suroso mengatakan, pada tahap awal PLN akan melayani kebutuhan pusat data dengan infrastruktur yang tersedia. Untuk tahap berikutnya, PLN perlu membahas pembangunan bersama infrastruktur pembangkit, transmisi, dan distribusi.
Menurut Suroso, kebutuhan listrik pusat data harus menggunakan tarif keekonomian agar tidak membebani subsidi. Ia berharap skema tarif bisnis ke bisnis dapat mengakomodasi pusat-pusat data.
PLN juga tengah menjalankan agenda transisi energi selama 10 tahun ke depan melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034. Rencana itu mencakup peralihan dari sistem kelistrikan berbasis energi fosil ke energi terbarukan.
Suroso menyebut PLN perlu membangun tambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 gigawatt selama 10 tahun untuk mendukung transisi energi. Angka tersebut belum memperhitungkan kebutuhan pusat data.
Menurut laporan yang sama, permintaan listrik untuk pusat data saat ini disebut mencapai 20 gigawatt. Suroso mengatakan kebutuhan itu berada di luar tambahan kapasitas 69,5 gigawatt yang direncanakan PLN.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mendorong pengembangan Batam, Karimun, dan Bintan sebagai kawasan pusat data. Rencana itu diarahkan untuk menarik investasi ekonomi digital serta memanfaatkan ketersediaan air dan pengembangan energi baru terbarukan.
Bahlil menyebut pertumbuhan industri digital meningkatkan kebutuhan energi, sementara pusat data juga memerlukan air dalam jumlah signifikan. Ia menilai Indonesia perlu menyiapkan perencanaan agar investasi tersebut tidak memberi tekanan berlebihan pada sumber daya setempat.