
Erick Thohir Soroti Pengorbanan Pemain Timnas
12 menit yang lalu
Operasi Patuh 2026 memprioritaskan penertiban lawan arus di titik rawan kecelakaan.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprioritaskan penertiban pengendara yang melawan arus di titik rawan kecelakaan dalam Operasi Patuh 2026. Operasi ini juga ditujukan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas.
Operasi Patuh 2026 berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Kepala Korlantas Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin menyampaikan keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Aries mengatakan pengendara yang melawan arus berisiko bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan, yang dapat berujung pada kecelakaan fatal. Ia mengingatkan, tindakan itu juga membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Selisih beberapa menit tidak sebanding dengan risiko kehilangan nyawa. Yang dipertaruhkan bukan hanya keselamatan pelanggar sendiri, tetapi juga pengendara lain, pejalan kaki, dan keluarga yang menunggu di rumah,” katanya.
Menurut laporan yang sama, personel polisi lalu lintas diarahkan meningkatkan pengawasan di lokasi dengan tingkat pelanggaran dan potensi kecelakaan tinggi. Aries mengatakan petugas diturunkan ke titik rawan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
Korlantas berharap operasi yang berlangsung hingga 8 November itu dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat. Aries mengajak pengguna jalan menghindari lawan arus, menaati aturan, dan mengutamakan keselamatan.
Aries juga menekankan penegakan hukum yang bersih dari penyimpangan. Ia meminta personel bertugas secara profesional dan menghindari transaksi ilegal di jalan.
“Saya minta seluruh jajaran bertindak tegas, profesional, dan humanis. Tidak ada ruang bagi transaksi di jalan. Masyarakat yang menemukan penyimpangan petugas dapat langsung melapor melalui layanan 110,” katanya.