
BGN Tutup Lebih dari 2.000 Dapur MBG
15 menit yang lalu
Murad Aliyev dan Umut Camkiran dijadwalkan bertarung memperebutkan sabuk kelas berat WBC Silver yang lowong.
Terbit · 1 min read

Menurut laporan ANTARA, atlet tinju Olimpiade Murad Aliyev akan menghadapi Umut Camkiran untuk memperebutkan sabuk kelas berat WBC Silver yang lowong. Duel itu dijadwalkan berlangsung di Ilker Arena, Istanbul, Turki, pada 7 November 2026.
World Boxing Council (WBC) mengumumkan pertarungan tersebut. Laporan ANTARA yang mengutip laman resmi WBC menyebutkan bahwa laga itu akan menjadi ujian bagi kedua petinju dalam upaya menempatkan diri di puncak divisi kelas berat.
Aliyev, petinju kelas berat asal Prancis, memiliki rekor 15 kemenangan, termasuk 11 kemenangan melalui KO, dan satu kekalahan. Ia mengalami kekalahan profesional pertamanya dari Labinot Xhoxhaj pada Juni 2025, lalu meraih dua kemenangan beruntun.
Kemenangan terakhir Aliyev sebelum duel tersebut adalah atas Raphael Akpejiori pada Mei 2026. ANTARA menyebut tinggi Aliyev 6 kaki 7 inci dan menyatakan ia bertarung dengan gaya kidal.
Camkiran, yang dikenal dengan julukan Singa Anatolia, akan bertanding di hadapan pendukungnya sendiri. Ia memiliki rekor 25 kemenangan tanpa kekalahan dan rasio KO sebesar 92 persen.
Camkiran berusia 37 tahun dan pernah memegang gelar regional serta mengalahkan Arnold Gjergjaj. Menurut laporan ANTARA, Aliyev menjadi ujian terberat dalam kariernya; strategi yang disebut untuk Camkiran adalah mendesak lawan dan membawa pertarungan ke jarak dekat.
WBC juga mengumumkan sejumlah laga pendukung. Vela akan menghadapi Taverdi untuk sabuk WBC Internasional, sedangkan Hutsiv akan melawan Putzi untuk gelar WBC Silver International Bridgeweight; laga lain mencakup Plantic melawan Eynullayev serta Cituka menghadapi Sozer.