
Bill Gates Peringatkan Gejolak AI Selama 20 Tahun
1 jam yang lalu
Polisi menyatakan pengemudi BYD yang melindas ojol di Panglima Polim negatif narkoba dan alkohol; penyidikan berlanjut.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan CNN Indonesia yang mengutip Antara, polisi menyatakan pengemudi mobil listrik BYD berinisial S (46), yang melindas pengemudi ojek daring (ojol) berinisial HS (56) di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, negatif narkoba dan alkohol.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto mengatakan hasil pemeriksaan urine dan tes alkohol terhadap S menunjukkan hasil negatif. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Sabtu (24/10/2026), sedangkan kecelakaan terjadi pada Jumat (23/10/2026) sore.
"Itu (pengemudi) udah diperiksa (tes urine), negatif. Sama alkohol udah juga, negatif semua," kata Mujiyanto.
Mujiyanto menduga S sempat kaget setelah mobil yang dikemudikannya menyenggol kendaraan lain, sehingga mobil oleng ke kiri dan menabrak HS. "Mungkin kaget, terus oleng, mau jalan lagi, tapi berhenti di depan itu, Hotel Amaris," ujarnya.
Saat ini S masih diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan, dan polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan. "Statusnya, ya, diamankan, masih diamankan di Polres. Masih dalam penyidikan, masih disidik, gitu," kata Mujiyanto.
Kepala Seksi Kecelakaan Lalu Lintas Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Kharisma Arbita Bangsa menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil BYD melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan Panglima Polim. Di depan Win Hotel, mobil itu menabrak Honda Brio yang melaju searah di depannya. Menurut Kharisma, hal itu terjadi karena pengemudi kurang hati-hati dan kurang konsentrasi.
Setelah menabrak Brio, mobil BYD oleng ke kiri dan menabrak sepeda motor Honda Beat yang dikendarai HS. Korban terjatuh dan terlindas mobil tersebut. Mobil BYD lalu menabrak mobil listrik lain yang berhenti di sisi kiri jalan, naik ke trotoar, dan menabrak Honda Mobilio serta Toyota Navi yang terparkir di Hotel Amaris.
Akibat kejadian itu, HS mengalami patah tulang pada kaki kiri dan luka lecet, lalu menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Fatmawati. Menurut laporan yang sama, di lokasi terlihat goresan di aspal yang diduga berkaitan dengan jatuhnya sepeda motor korban, serpihan kaca di sisi kiri jalan, dan tiang pembatas trotoar hitam yang patah setelah tertabrak. Polisi masih menyelidiki rangkaian kecelakaan itu untuk memastikan penyebab kejadian dan mendalami tanggung jawab pengemudi.