
Polri Mutasi Sejumlah Pejabat Polda Metro Jaya
13 menit yang lalu
Perundungan di tempat kerja ditandai perlakuan buruk berulang; pekerja disarankan mencari bantuan dan mencatat kejadian.
Terbit · 1 min read

Perundungan di tempat kerja dapat berupa perlakuan buruk yang berulang, seperti dikucilkan, diejek, diremehkan, digosipkan, atau dilecehkan. Menurut laporan ANTARA yang terbit Rabu (4/11/2026), pekerja dapat mengambil beberapa langkah untuk menghadapi situasi tersebut.
Laporan itu menjelaskan, perundungan terjadi ketika seseorang berulang kali mendapat perlakuan buruk dan merasa tidak berdaya untuk membela diri atau menghindarinya. Perilaku tersebut dapat dilakukan oleh orang dengan jabatan lebih rendah maupun lebih tinggi.
Tidak semua masalah di tempat kerja tergolong perundungan. Perbedaan pendapat tentang pekerjaan atau perlakuan buruk yang hanya terjadi satu kali, menurut laporan yang sama, tidak termasuk perundungan.
ANTARA menyebut perundungan dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Laporan itu mengaitkannya dengan risiko masalah kesehatan, termasuk kecemasan dan depresi, serta menyebut adanya penelitian tanpa merinci penelitian tersebut.
Laporan itu juga menyatakan bahwa perundungan tidak selalu menimpa orang yang dianggap lemah. Dalam sejumlah kasus, orang yang memiliki kelebihan pun dapat menjadi sasaran.
Salah satu langkah yang disarankan adalah menyampaikan batasan secara tegas saat menghadapi perilaku yang tidak pantas. Pekerja juga dapat meminta bantuan kepada bagian sumber daya manusia atau atasan untuk mencari penyelesaian.
ANTARA menyarankan pekerja mencatat setiap kejadian secara terperinci, termasuk waktu dan nama saksi, serta menyimpan bukti yang tersedia. Jika situasi sudah mengganggu kesehatan, pekerja disarankan berkonsultasi dengan dokter.
Laporan tersebut juga menganjurkan pekerja mencari dukungan dari orang tepercaya dan melakukan teknik relaksasi untuk meredakan stres. Saat menghadapi pelaku, pekerja disarankan tetap tenang dan tidak langsung mempercayai kritik atau komentar buruk yang diterima.