
Papua Tengah Latih Petani Kopi Puncak Jaya
18 menit yang lalu
Gangguan sistem keseimbangan dapat memicu sensasi berputar, mual, dan sulit berjalan.
Terbit · 2 min read

Menurut laporan ANTARA, vertigo terjadi ketika seseorang merasa dirinya atau lingkungan di sekitarnya berputar, meskipun tubuh sedang diam. Kondisi ini berbeda dari pusing biasa yang umumnya terasa seperti kepala ringan atau melayang.
Laporan yang sama menjelaskan vertigo dapat membuat seseorang kehilangan keseimbangan, sulit berdiri, mual, hingga muntah. Uraian tersebut membahas mekanisme vertigo dan langkah yang dapat dilakukan saat sensasi berputar muncul.
Sistem vestibular di telinga bagian dalam bekerja bersama mata dan otak untuk mengenali posisi serta pergerakan tubuh. Dalam keadaan normal, ketiganya saling mengirimkan informasi untuk membantu menjaga keseimbangan.
Jika salah satu bagian terganggu, otak dapat menerima informasi yang tidak sesuai. Akibatnya, seseorang bisa merasa sedang bergerak atau berputar meskipun sebenarnya diam.
Salah satu penyebab vertigo yang umum adalah vertigo posisi paroksismal jinak (BPPV). Kondisi ini terjadi ketika kristal kalsium kecil di telinga bagian dalam terlepas dan masuk ke saluran setengah lingkaran yang berisi cairan.
Perpindahan kristal dapat membuat sistem keseimbangan mengirimkan sinyal yang keliru ke otak. Sensasi berputar terutama dapat muncul saat seseorang mengubah posisi kepala, seperti bangun tidur, menoleh, atau berbaring.
Vertigo juga dapat disertai nistagmus, yaitu gerakan bola mata berulang yang tidak dapat dikendalikan secara sadar. Gangguan sinyal keseimbangan dapat memengaruhi gerakan mata sehingga pandangan terasa bergerak atau lingkungan tampak bergoyang.
Gangguan sistem vestibular juga dapat menyebabkan tubuh sempoyongan, sulit berjalan lurus, berkeringat dingin, mual, dan muntah. Menurut laporan ANTARA, rasa mual dapat muncul akibat ketidaksesuaian informasi dari sistem keseimbangan, penglihatan, dan bagian otak yang mengatur respons mual.
Durasi serangan dapat berlangsung beberapa detik, beberapa jam, atau lebih, bergantung pada penyebabnya. Vertigo dapat bersumber dari telinga bagian dalam atau saraf vestibular, tetapi juga dapat berkaitan dengan gangguan sistem saraf pusat, termasuk stroke.
Saat sensasi berputar muncul, laporan ANTARA menyarankan untuk duduk atau berbaring di tempat aman, menghindari gerakan kepala mendadak, dan beristirahat di ruangan tenang. Jangan memaksakan diri berjalan, mengendarai kendaraan, atau melakukan kegiatan yang membutuhkan keseimbangan.
Jika vertigo sering kambuh, berlangsung lama, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, seseorang disarankan memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabnya. Vertigo yang disertai kelemahan pada satu sisi tubuh, kesulitan berbicara, penglihatan ganda, atau sakit kepala hebat mendadak memerlukan pertolongan medis darurat karena bisa menjadi tanda stroke.