
KPK Sita Uang dan Dokumen di Jawa Tengah
18 menit yang lalu
Iklim, budaya, gaya hidup, dan kondisi perkotaan turut memengaruhi frekuensi mandi di berbagai negara.
Terbit · 1 min read

Brasil menempati urutan pertama dalam daftar negara dengan rata-rata frekuensi mandi terbanyak, sedangkan Indonesia berada di posisi kelima dengan rata-rata 10 kali per minggu. Menurut laporan CNBC Indonesia yang mengutip riset Seasia Stats, daftar tersebut membandingkan frekuensi mandi di sejumlah negara.
Laporan CNBC Indonesia terbit Jumat (23/10/2026). Riset itu mencantumkan negara-negara dari berbagai kawasan, tetapi bahan tidak menyebut waktu pengumpulan data maupun lokasi riset.
Brasil tercatat dengan rata-rata 14 kali mandi per minggu. Kolombia berada di urutan kedua dengan 12 kali, disusul Thailand dan Filipina yang masing-masing mencatat 11 kali.
Menurut laporan yang sama, iklim, budaya, dan gaya hidup menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi kebiasaan mandi. Negara beriklim panas dan lembap cenderung memiliki frekuensi mandi lebih tinggi.
Laporan itu menyebut masyarakat di kota-kota besar seperti Jakarta, Bangkok, dan Manila kerap mandi lebih dari sekali sehari. Mandi dilakukan sebelum beraktivitas dan dapat dilanjutkan setelah bekerja atau bepergian.
Kepadatan perkotaan, kemacetan, polusi udara, serta perjalanan panjang menuju tempat kerja juga disebut dapat memengaruhi frekuensi mandi. Sebaliknya, negara dengan iklim lebih sejuk umumnya memiliki angka yang lebih rendah.
Amerika Serikat tercatat rata-rata 7,2 kali mandi per minggu. Laporan tersebut juga menyebut perbedaan musim, kebiasaan menghemat air, pola hidup, pendapatan, akses air bersih, serta nilai budaya sebagai faktor lain yang berkaitan dengan kebiasaan mandi.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.