
Iran Tetapkan AL dan AU Inggris sebagai Teroris
11 menit yang lalu
Kompetisi Dewa United diikuti 10 klub dan menjadi wadah pembinaan talenta muda menuju profesional.
Terbit · 1 min read

Dewa United Banten Basketball Club kembali menggelar Elite Pro Championship (EPC) untuk kelompok umur U-21 sebagai wadah pembinaan talenta muda menuju jenjang profesional. Menurut laporan ANTARA, kompetisi musim ketiga pada 2026 itu diikuti 10 klub dari berbagai daerah.
EPC 2026 berlangsung pada Minggu (1/11/2026) di Dewa United Arena, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten. ANTARA menyebut penyelenggaraan tahun ini mencakup skala yang lebih besar dan format yang lebih eksklusif.
Wakil Sekretaris Umum DPD Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Banten, Andri S. Permana, mengapresiasi kompetisi tersebut. Dalam keterangannya, ia menyebut EPC telah memasuki tahun ketiga dan mempertandingkan potensi serta bakat basket terbaik dari seluruh Indonesia.
ANTARA menyebut EPC terbukti efektif melahirkan atlet yang kini berlaga di Indonesian Basketball League (IBL). Pesertanya mencakup klub dengan sejarah panjang, termasuk CLS Surabaya dan Bhinneka Solo.
Andri juga menyoroti keterwakilan klub dari luar Pulau Jawa, termasuk dari Kalimantan. Ia berharap EPC dapat digelar secara berseri di seluruh Indonesia.
Pebasket Spartans asal Banjarbaru, Kalimantan, Alexander Ralphael, menyebut keikutsertaan timnya sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan klub daerah. Ia mengatakan EPC dikenal sebagai turnamen kelas atas dan timnya ingin membuktikan dapat bersaing dengan klub dari Pulau Jawa.
Alexander mengatakan timnya telah menyiapkan strategi selama sekitar satu hingga satu setengah bulan sebelum mengikuti kompetisi. Ia menyatakan optimistis menghadapi tantangan EPC.
Alexander mengatakan, “Kami sangat optimistis karena percaya dengan persiapan yang sudah dilakukan selama sebulan hingga satu setengah bulan terakhir. Berdasarkan persiapan itu dan mengandalkan kekuatan Tuhan, kami akan melakukan yang terbaik.”