
Maleki Sebut Iran Siapkan Taktik Baru
9 menit yang lalu
Gajah yang membawa Golden Howdah merusak kendaraan dan bangunan sebelum ditenangkan petugas.
Terbit · 1 min read

Seekor gajah bernama Somananna mengamuk saat festival Navaratri di negara bagian Karnataka, India, dan melemparkan Golden Howdah seberat 650 kilogram yang dibawanya. Menurut laporan CNBC Indonesia yang mengutip Brisbane Times, insiden itu menyebabkan kerusakan pada mobil dan bangunan di sekitar lokasi.
Peristiwa berlangsung dalam festival keagamaan Hindu selama 10 hari di Karnataka, India bagian barat daya.
Golden Howdah merupakan struktur berat berlapis emas dan dihiasi batu permata yang digunakan untuk membawa patung Dewi Chamundeshwari dalam prosesi. Somananna sebelumnya dipilih dari ribuan gajah untuk memimpin prosesi utama festival tersebut.
Menurut laporan yang sama, rekaman video memperlihatkan warga berlarian saat gajah mulai mengamuk. Petugas berusaha mengendalikan Somananna, yang kemudian melemparkan singgasana itu, membalikkan sebuah mobil, dan merusak bangunan di sekitarnya.
Petugas akhirnya menenangkan Somananna dengan obat penenang. Pejabat setempat menyatakan gajah itu menjalani pemulihan di sebuah kuil terdekat.
Menteri Kehutanan, Ekologi, dan Lingkungan Hidup Karnataka, Ramalinga Reddy, mengatakan gajah yang akan mengikuti prosesi serupa ke depannya harus menjalani pelatihan sekurang-kurangnya 20 hari. Kebijakan itu diharapkan mengurangi risiko insiden saat festival keagamaan yang melibatkan gajah.
Laporan CNBC Indonesia juga mengaitkan insiden tersebut dengan meningkatnya konflik manusia dan gajah di India. Deforestasi dan perluasan permukiman ke jalur migrasi disebut sebagai pemicu, sementara sekitar 10 persen jalur aman migrasi gajah dilaporkan sudah tidak tersedia.
Berdasarkan data pemerintah India yang dikutip dalam laporan itu, lebih dari 2.800 orang meninggal akibat pertemuan dengan gajah pada 2019-2023, termasuk hampir 630 orang pada 2023. Laporan tersebut juga menyebut rata-rata lebih dari 100 gajah liar mati setiap tahun akibat aktivitas manusia, menurut World Wildlife Fund.
Sejumlah desa di India, termasuk di Andhra Pradesh, mulai memakai sistem peringatan dini berbasis kecerdasan buatan untuk mendeteksi gajah yang mendekati permukiman. Laporan itu memperkirakan populasi gajah liar dunia mencapai 500.000 hingga 530.000 ekor dalam tiga spesies utama.
Download the Hive app for live alerts and offline reading.